Temuan 200 Juta Mencuat, Camat Parigi Tengah Enggan Berkomentar

Laporan : Faozan H Ishak

PARIMO, beritasulteng.com- Dugaan tindak pindana Korupsi yang terjadi di Kantor Camat Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, mulai tercium. Camat Parigi Tengah tidak ingin memberikan keterangan.

Berdasarkan data yang diterima oleh Media ini dari seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, temuan tersebut sejak tahun anggaran 2017 silam.

Pada tahun anggran 2017, temuan di kantor Camat tersebut berkaitan dengan 13 item program antara lain, Pemeliharaan rutin kendaraan dinas sebesar Rp14 juta lebih diduga Mark Up, Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik sebesar Rp7juta lebih diduga Mark Up, evaluasi rancangan peraturan desa tentang APBdes sebesar Rp25juta lebih diduga Mark Up, dan beberapa item lainnya yang keterangannya Mark Up dan juga Fiktif, sehingga menimbulkan kerugian sebesar Rp124 juta lebih.

sementara ditahun anggaran 2018, berkaitan dengan 12 item program dengan total kerugian mencapai Rp88 juta lebih.

Camat Parigi Tengah, yang dikonfirmasi beritasulteng.com via telephone genggamnya, Kamis (4/4), enggan memberikan keterangannya. Dia hanya mengarahkan wartawan Media ini untuk melakukan Konfirmasi kepada Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Kecamatan Parigi Tengah, Muhammad Hi Cinar.

“Saya kurang paham persoalan itu, coba konfirmasi ke Cinar, sama dia lengkap datanya”  ungkapnya.

Sementara itu, Cinar, yang ditemui sejumlah media di ruang kerjanya pagi tadi mengatakan, bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui persoalan temuan tersebut.

“Saya sama sekali tidak tahu itu, mungkin Bendahara yang tahu soal ini,” jelas Cinar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *