3 Sekolah Sasaran Program GSMS Tahun 2019

Eny Susilowati- Kabid Kebudayaan Disdikbud Parimo

PARIMO, beritasulteng.com- Tahun 2019 ini, Kabupaten Parmout masih menjadi salah satu daerah sasaran program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Meskipun masih ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Parmout, tetapi 23 sekolah dipastikan telah siap untuk melaksanakan program tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kebudayaan Eny Sosilowati kepada sejumlah wartawan saat ditemui diruang kerjanya, Senin (6/5).

Dia mengatakan, pengajuan untuk menjadi salah satu daerah peserta GSMS telah diusulkan pada April kemarin, dan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah syarat penting untuk mendapatkan program tersebut.

“April kemarin untuk GSMS 2019, kami sudah ajukan dan ada persyaratan yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Salah satu persyaratannya kata dia, pertama ditahun ini pihaknya diharuskan mengikuti pekan budaya di Jakarta. Untungnya anggaran untuk itu telah siap, karena setiap tahun ada program promosi budaya.

“Jadi kami bisa penuhi persyaratan itu, kita bisa kirim satu grup sejumlah 21 orang pada bulan Oktober,” jelasnya.

Syarat kedua lanjut dia, tahun depan melalui APBD daerah harus mampu menganggarkan sendiri program GSMS. Sehingga, pihaknya telah menyusun pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah, dan harus selesai disusun tahun ini untuk mendapatkan DAK Nasional.

“Itu mendukung penganggaran kita. Kami yakin daerah mampu anggarkan itu. Tiga tahun kita disuport, maka di 2020 kita bisa mandiri,” ujarnya.

Program GSMS tahun 2020 menurut dia, yang rencananya dibiayai dari APBD akan diberikan untuk pembinaan 10 sekolah yang memiliki sanggar seni.

“Karena kami sudah merancang untuk 10 sekolah yang punya sanggar seni. Kami yakin mampu dilaksanakan,” ungkapnya. Safira/beritasulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *