Banding Jaksa Diterima, Vonis Mantan Kader Hanura Bertambah Satu Tahun

PARIMO, beritasulteng.com- Proses banding yang dilakukan pihak Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi, terkait vonis terdpidana kasus korupsi dana Partai Hanura, Hasbi daeng Sitaba, diterima oleh Pengadilan Tinggi Provinsi Sulteng.

Kepada beritasulteng.com, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri Parigi, Muhammad Tang, yang ditemui diruang kerjanya Senin (17/6), mengatakan, langkah banding yang dilakukan pihaknya, dikarenakan vonis yang sebelumnya dijatuhi kepada terpidana kasus korupsi tersebut dianggap belum memenuhi unsur keadilan.

Ia menjelaskan, vonis yang sebelumnya dijatuhi kepada terpidana Hasbi Daeng Sitaba, hanya dua tahun kurungan dari tuntutan yang diajukan yaitu 4 tahun enam bulan.

“Karena kami merasa unsur keadilan itu berlum terpenuhi, sehingga kami mengambil langkah untuk banding ke Pengadila Tinggi,” Jelasnya.

Setelah langkah untuk banding tersebut dilakukannya tambah dia, Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah menerima banding tersebut, dan memberikan tambahan hukuman kepada Mantan Kader Hanura tersebut yaitu selama satu tahun penjara.

“Jadi yang awalnya beliau divonis dua tahun dari tuntutan kami 4 tahun enambulan, begitu banding, Pengadilan Tinggi menambahnya satu tahun, sehingga menjadi tiga tahun yang yang harus dijalani Hasbi dg Sitaba,” jelas Tang.

Seperti yang telah diberitakan beberapa bulan lalu, bahwa Hasbi Daeng Sitaba yang merupakan mantan kader Partai Hanura DPC Parigi Moutong, ditahan tim penyidik Kejari Parigi, Sulawesi Tengah, di rumah tahanan (Rutan) Olaya.

Penahanan itu dilakukan terkait kasus korupsi penyalahgunaan dana hibah Partai Politik Hanura, senilai Rp 150 juta lebih sejak tahun 2010 sampai dengan 2016. RIFAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *