Rehabilitasi Jembatan Bambalemo Mulai Dilaksanakan

Rehab jembatan jalur dua yang rusak karena gempa dimulakan (foto/Oppi)

PARIMO,beritasulteng.com- Setelah melalui proses lelang, akhirnya jembatan kembar Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parimo, yang rusak akibat bencana gempa 2018 kemarin, direhabilitasi.

Berdasarkan pantauan media ini, kegiatan rehabilitasi jembatan Bambalemo sebesar Rp2,4 milir lebih yang dianggarkan melalui DAK reguler tahun 2019 tersebut, dilaksanakan oleh CV. Karya Adhiguna Lestari sebagai pemenang tender.

Sementara masa pelaksanaan pekerjaan selama 150 hari, terhitung sejak 16 Juli – 12 Desember 2019. Diketahui pada tahap awal perbaikan item yang dibangun yakni, pembuatan pilar dan normalisasi, terlihat saat ini proses pembongkaran terhadap jembatan yang berada di jalur 2 Bambalemo tersebut, telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir.

Menurut informasi yang di peroleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas PUPRP Parimo, Arsal, mengatakan, setelah Pilar terpasang akan dilanjutkan dengan normalisasi sungai, Sebab di khawatirkan akan terjadi pelebaran.

“Tahap awal ini pembuatan pilar dan normalisasi, kemudian di pasang bronjong,”katanya.

Dia menambahkan, perbaikan tahap tersebut diperkirakan akan memakan waktu selama enam bulan. Struktur jembatan bakal menggunakan baja, karena dianggap lebih efisien. Sebab, jembatan akan lebih diperbaiki jika terjadi kerusakan.

Selanjutnya kata dia, setelah tahap awal selesai dilaksanakan, akan dilanjutkan lagi tahap dua yaitu, pembuatan lantai beton. Arsal menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan berapa anggaran yang dialokasikan untuk pembuatan lantai beton tersebut.

Namun, rencananya rehabilitasi tahap dua akan dianggarkan pada tahun 2020 mendatang.

“Jadi setelah tahap satu perbaikan, jembatan ini belum bisa dimanfaatkan atau dilalui. Karena pengaggaran untuk lantai beton tahun 2020,” jelasnya.

Sehingga, diharapakan pelaksanaan perbaikan jembatan itu bisa berjalan sesuai jadwal serta kualitas pekerjaanya baik, sesuai dengan perencanaan. SAFIRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *