Soal Gencar Djarot, Kuasa Hukum Bakal Hadirkan Saksi Ahli

Laporan : Moh Faozan

PARIMO, beritasulteng.com- Persoalan yang kini dihadapi seorang wartawan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), yang juga selaku pemilik Media koranindigo.online, Gencar Djarot, terkait penetapan status tersangka oleh Kepolisian Resor (Polres) Parimo, berkaitan dengan laporan yang diajukan mantan Direktur Rumah Sakit Anuntaloko Parigi, Nurlela Harate, telah sampai pada proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Kuasa Hukum Gencar Djarot, Julianer, SH, yang ditemui sejumlah media usai mendampingi kliennya pada proses BAP di Polres Parimo, Jumat (19/7) sore tadi mengatakan, selanjutnya pihaknya ingin mengajukan saksi ahli yang dianggap bisa meringankan tersangka.

“Saya tadi sudah monhon ijin untuk mengajukan saksi atau ahli yang meringankan tersangka,” ungkapnya.

Kemudian kata dia, terkait rencana pra peradilan yang bakal dilakukan pihaknya, masih akan dirembuk kepada kuasa hukum secara keseluruhan terlebih dulu.

“Apakah minggu depan kami akan mengajukan pra peradilan, atau bagaimana. Kami akan melakukan gelar perkara terlebih dulu dikantor,” ujar Julianer.

Rencana melakukan pra peradilan tersebut tambah Julianer, berkaitan dengan status tersangka kliennya, Gencar Djarot, yang ditetapkan pihak Polres Parimo sejak beberapa waktu lalu. Pihaknya lanjut dia, akan melakukan tindakan hukum untuk kebaikan kliennya, yang ditersangkakan oleh pihak Polres Parimo tersebut.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan Gencar Djarot, itu sudah sesuai dengan  profesi yan digelutinya yaitu sebagai wartawan. Olehnya itu kata dia, yang telah dilakukan kliennya tersebut telah dilindungi dengan Undang-undang Perss.

“Seharusnya dilakukan klarifikasi oleh dewan Perss, tidak langsung ditangani oleh pihak Kepolisian,” tegas Julianer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *