Terindikasi Penyalahgunaan DD, Jaksa Periksa Sejumlah Perangkat Desa

Faozan-beritasulteng | Senin, 3 Februari 2020

PARIMO, beritasulteng.com- Sejumlah aparat yang berasal dari dua Desa di Kabupaten Parigi Moutong (PARIMO), dipanggil oleh pihak kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi. Panggilan tersebut dilakukan pihak Kejari Parigi, guna dilakukan pemeriksaan.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) Kejari Parigi, Moh Rifaizal, kepada sejumlah Media saat ditemui diruang kerjanya, Senin 3 Februari 2020 siang tadi. Rifaizal menjelaskan, pihak Kejari parigi kembali mendapatkan sejumlah laporan masyarakat terkait adanya dugaan penyalahgunaan DD.

Berkaitan dengan pemeriksaan yang dilakukan kata dia, kejari parigi meminta klarifikasi terhadap beberapa aparat dua Desa yang terindikasi penyalahgunaan DD tahun 2017-2018. Hal itu sambung dia, dilakukan murni berdasarkan laporan dari masyarakat masing-masing desa.

Dia juga mengatakan, dikarenakan kejaksaan saat ini masih dalam tahapan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dan pengumpulan data (Puldata), sehingga pihaknya belum bisa menyebutkan nama dari kedua desa yang dilakukan pemeriksaan tersebut.

“Begitu pula dengan nama-nama yang kami panggil, belum bisa kami sebutkan. Jadi desa tersebut adalah desa TS dan desa TU,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sebelumnya kejaksaan sudah mengarahkan dan mempertanyakan kepada masyarakat pelapor, apakah persoalan tersebut sudah  pernah ditindaklanjuti oleh pihak Kecamatan ataupun Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) ?, Akan tetapi pada prinsipnya masyarakat menginginkan agar persoalan tersebut diperiksa oleh kejaksaan.

“Entah apa yang menjadi pertimbangan masyarakat. Atau mungkin masyarakat melihat prestasi kejaksaan ditahun kemarin yang menindak beberapa kepala Desa terindikasi penyalahgunaan DD,” jelasnya. Ujar Rifaizal.

2 thoughts on “Terindikasi Penyalahgunaan DD, Jaksa Periksa Sejumlah Perangkat Desa

  1. Coba cek desa betaua kec. Tojo kab tojo una-una. Sdh mohampir 1 bulan laporan masyarakt mskuk ke inspektorat belum ada di proses.ad ap dgn inspekrorat tojo una una? esrimasi kerugian800 jtaan.

    1. terimakasih infonya kak, berhubung tim atau biro untuk wilayah touna masih sementara dalam proses perekrutan, sehingga beritasulteng.com belum menjangkau wilayah tersebut. jika biro wilayah tersebut sudah ada, insa Allah akan kami mintakan untuk tindak lanjuti laporan atau informasi yang diberikan masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *