Tiga Kecamatan di Parimo Dominasi Angka Anak Putus Sekolah

Nurlina, Kabid Paud dan Dikmas Disdikbud Kabutaen Parimo (foto/beritasulteng.com)

PARIMO, beritasulteng.com- Dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Parimo, tiga diantaranya miliki angka anak putus sekolah terbanyak.

Tiga Kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Tinombo, Tinombo Selatan, dan Palasa. jumlah anak putus sekolah pada tiga kecamatan tersebut, masih tergolong tinggi dibandingkan kecamatan lainnya di Kabupaten Parimo.

“Sebagian besar penyebab tingginya angka siswa putus sekolah adalah daerah terpencil yang jauh dari sekolah, sehingga menimbulkan rasa malas bagi mereka untuk pergi ke sekolah” jelas Kepala Bidang Paud dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parimo, Nurlina, jumat (3/5).

Tidak hanya itu saja kata dia, namun minimnya kemauan belajar dari masyarakat juga menentukan tingginya angka kasus putus sekolah di Parimo.

Berdasakan data yang dimiliki Disdikbud Parimo kata dia, untuk Kecamatan Tinombo, angka anak putus sekolah sebanyak 33 orang yang terbagi atas 19 siswa ditingkat SD, dan 14 ditingkat SMP. Kecamatan Tinombo Selatan yakni 64 Siswa, 42 siswa putus sekolah pada tingkat SD, 22 orang di tingkat SMP. Sementara data putus sekolah di Kecamatan Palasa, yakni 36 orang siswa ditingkat SD, serta 11 orang ditingkat SMP. Lanjut Nurlina, Total secara keseluruhan pada tiga Kecamatan mencapai  144 orang.

Dia menambahkan, Program yang digelontorkan pemerintah, seperti sekolah gratis, program buta aksara, serta adanya program khusus bagi ratusan siswa putus sekolah merupakan upaya-upaya yang dilakukan untuk mengurangi angka putus sekolah tersebut.

“Saat inipun kami sudah mensosialisasikan dan menjalankan program Sukseskan Wajib Belajar 12 Tahun kepada seluruh masyarakat,” ujar Nurlina. Ell

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *