Enam Hari Terapung, Seorang Nelayan di Parigi Berhasil Ditemukan

PARIMO, beritasulteng.com- Salah seorang nelayan asal Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parimo, berhasil ditemukan setelah selama kurang lebih enam hari mengapung disekitaran perairan teluk tomini.

Nelyan yang diketahui bernama Nurdin (29), tersebut diduga hilang saat melaut. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah nelayan di pesisir pantai Kelurahan Bantaya, Nurdin pergi melaut sejak Jum’at lalu (2/8).

Menurut penuturan beberapa nelayan,  kondisi cuaca pada Jum’at lalu memang terbilang membahayakan. bahkan sebagian besar nelayan tidak berani untuk pergi melaut.

Nelayan di seputaran kelurahan Bantaya menduga korban hilang dilaut disebabkan beberapa peralatan mancing miliknya ditemukan mengapung disekitar perairan Parigi. Untungnya, saat perahu miliknya terbalik dihantam ombak, dia sempat menyelamatkan diri keatas Rumpon yang ada disekitarnya.

Sementara itu, Pihak keluarga yang merasa khawatir dengan keselamatan korban, pada Rabu (7/8) pukul 13.00 WITA, langsung melakukan pencarian menggunakan empat perahu nelayan, dan dibantu oleh warga sekitar.

Tidak lama kemudian, petugas Pol Airud Polres Parimo, Pol Airud Polda Sulteng, bersama Basarnas perwakilan parigi langsung datang dan mengumpulkan sejumlah informasi terkait dugaan hilangnya korban.

Speed boat milik Basarnas juga terlihat diturunkan guna melakukan pencarian terhadap korban di lokasi penemuan peralatan memancing milik korban.

Setelah beberapa jam kemudian, upaya pencarian korbanpun membuahkan hasil, korban Nurdin berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Korban tiba di Kelurahan Bantaya bersama nelayan sekitar yang ikut melakukan pencarian sekitar pukul 19:45 WITA.

Setibanya di Kelurahan Bantaya, korbanpun dilarikan ke Rumah Sakit Anuntaloko Parigi oleh Tim Sar guna untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan pasca kejadian tersebut.

Menurut Erick, sepupu korban, yang temui sejumlah media usai melakukan pencarian tersebut mengatakan, bahwa korban Nurdin, ditemukannya sekitar pukul  15:00 WITA, setelah melakukan evakuasi, mereka star dari lokasi penemuan korban sekitar pukul 16:00 WITA.

Untuk kondisi korban saat ditemukan tambah dia, terlihat biasa-biasa saja. namun sambung dia, kalau kesehatan korban dirinya belum bisa memastikan seperti apa.

“Kalau kondisinya menurut penglihatan saya, seperti biasa saja, segar bugar. Hanya saja untuk kesehatannya saya belum tahu. Apa lagi sudah enam hari baru ditemukan,” ungkapnya. OZHAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *