Geger! Seorang Pria Asal Ampibabo Ditemukan Tewas Gantung Diri

  • Whatsapp
Ilustrasi (foto/ist) Editor : beritasulteng.com

PARIMO, beritasulteng.com– Seorang warga Desa Ampibabo Induk, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parimo, ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi, Sabtu (10/8).

Korban yang diketahui bernama Opan (29), pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, Fadlun (21),  dalam kondisi tergantung  kaku dengan seutas tali yang mengikat dilehernya. Peristiwa gantung diri tersebut sontak saja membuat warga setempat menjadi heboh.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Menurut keterangan yang diberikan oleh ayah korban, Jafar Al Amri, kepada beritasulteng.com, korban Opan, selama ini mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan, upaya percobaan bunuh diri, sebelumnya sudah pernah dilakukan oleh korban, namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh ibunya yang mendapati korban melakukan percobaan bunuh diri pada pertama kali.

“Memang benar anak saya mempunyai gangguan kejiwaan. Bahkan dia masih dalam proses berobat jalan,” ujarnya.

Dari pihak keluarga kata Jafar, hanya bisa menerima kenyataan terkait kejadian yang dialami keluarganya saat ini. Bahkan sambung dia, pihak keluarga juga tidak akan mencari tahu tentang penyebab aksi nekat anaknya tersebut melalui jalur hukum.

“Saya selaku ayah kandung, dan mewakili keluarga menyatakan tidak keberatan atas kematian Opan dengan cara gantung diri,” ungkap Jafar mengikhlaskan.

Pantauan media, tidak lama setelah tubuh korban ditemukan tewas tergantung, sejumlah personel Polsek Ampibabo yang dipimpin Wakil Kapolsek, IPDA Yan Syahrudin, langsung menuju ke TKP.

Setelah beberapa saat korban ditemukan tewas dalam kondisi tergantung, Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Ampibabo. Hasil pemeriksaan medis, hanya terdapat bekas jeratan tali dileher korban. ABY

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.