Tahun Ini, Penyaluran PIP Parimo Capai 48,49 Persen

foto : ist. editor : beritasulteng.com

PARIMO, beritasulteng.com- Tercatat penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Parimo, tahun 2019 mencapai 9.928 siswa.

Berdasarkan data Disdikbud Parimo, PIP yang telah tersalurkan 4804 atau 48,39 persen. Sementara sisanya, 5.124 terkendala dengan kelengkapan administrasi berupa Kartu Keluarga, Rapor Siswa serta KTP orang tua siswa penerima.

Kepala Seksi Pembina SMP, Ahmad Rudin, yang ditemui, Senin (26/8) diruang kerjanya, mengatakan, penerimaan PIP tahun 2019 mengalami penurun. Berbeda di 2018 mencapai 15.310 dengan pencairan sebanyak 13.614 atau 88, 92 persen.

“Naiknya di 2018, karena masuknya usulan dari Komisi X DPR RI yang mencapai 15 persen. Kali ini usulan tersebut tidak lagi dimasukan,” ungkapnya.

Sementara, ditahun 2017 sebanyak 9.144 jumlah pencairan 8.831 atau 96.58 persen. Seluruh data calon penerima merupakan usulan dari sekolah melalui Data Pokok Kependidikan (Dapodik) bagi siswa yang kurang mampu.

Menurut dia, saat ini pihak Disdikbud masih menunggu sejumlah data kelengkapan yang tersisa kurang lebih 5000 yang belum tersalurkan tahun ini.

“Kami menunggu laporan pihak sekolah, rata-rata penerima tersebut berada diwilayah pengunungan Tinombo dan Palasa. Apabila sudah terlengkapi seluruhnya kemudian diserahkan kepada pihak Bank,” jelasnya.

Perlu diketahui, proses pencairan dana PIP melalui rekening siswa langgsung. Sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Setiap siswa menerima PIP ada yang 375 ribu dua kali pencairan pertahunnya,” jelasnya.

Dia menambahkan, banyak yang beranggapan dana tersebut diserahkan kepada pihak Disdikbud. Padahal aturanya tidak seperti itu, pihak pemerintah pusat bekerjasama dengan Bank terkait yang dituangkan kedalam Memorandun Of Understanding (MOU) sebagai pihak yang diberikan kewenangan.

“Uangnya itu sudah ada di Bank, tinggal siswa kalau mengambil dana itu, harus melengkapi administrasi yang dibutuhkan,” tutupnya. SAFIRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *