DPRD Parimo Sepakat Jalankan Program Prognosis

Faozan-beritasulteng.com | Jumat, 3 Januari 2020

PARIMO, beritasulteng.com- Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (MENDAGRI-RI), Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, Kepala SKPD diwajibkan menyampaikan laporan realisasi semester pertama pendapatan dan belanja serta prognosis enam bulan berikutnya sebagai hasil pelaksanaan anggaran yang menjadi tanggungjawabnya.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Hal tersebut dikemukakan Ketua DPRD Parimo, sayutin Budianto, yang ditemui sejumlah media di gedung DPRD Parimo, Jumat (3/1/2020). Dia mengatakan, prognosis berguna untuk mengawal dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan Pemerintahan daerah (Pemda).

Mengingat pentingnya prognosis itu dijalankan kata dia, olehnya itu seluruh Anggota Legislatif (Anleg), sepakat untuk memasukan agenda DPRD tersebut dalam Rencana Kerja DPRD. Anleg DPRD sambung Sayutin, memiliki hak untuk mengawasi jalannya pemerintahan daerah Parigi Moutong.

“Kami akan menjalankan agenda DPRD yaitu prognosis mulai tahun 2020,” ungkapnya.

Dia menambahkan, laporan realisasi dan prognosis anggaran yang merupakan bagian dari Laporan Keuangan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja Daerah sampai dengan semester pertama Tahun Anggaran berjalan.

Tujuannya kata dia, untuk mengukur sejauh mana keberhasilan, kendala, dan hambatan yang dihadapi dalam upaya menjamin kesinambungan program-program dari setiap OPD.

Berdasarkan data atau laporan realisasi pembangunan, dan prognosis Pemda Parimo, DPRD bisa mengontrol serta membantu pihak eksekutif terkait langkah-langkah perencanaan pembangunan kedepannya. Sehingga, perencanaan serta pembangunan daerah selalu dapat terukur.

“Mulai dari RAPBD hingga RAPBD-P secara keseluruhan dapat berkesinambungan, dan juga Program pembangunan nantinya tidak tumpang tindih,” jelas Sayutin.

Dalam prognosis itu, Pemda dituntut untuk mampu mencapai target pembangunan dari hasil evaluasi pada semester pertama tahun 2020. Hasil dari prognosis dapat dibahas pada agenda KUA-PPAS APBD-P 2020 dan APBD 2021.

 “Prognosis merupakan perkiraan pembangunan daerah selama enam bulan kedepan setelah Laporan Realisasi Anggaran tahun berjalan. Secara tidak langsung, membantu Pemda Parigi Moutong untuk mempertahankan predikat WTP pada tahun berikutnya,” tutup Sayutin.

banner 970x90
banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.