BPBD Parigi Moutong Butuhkan 36 TP4 untuk Program Pasca Bencana

Kaban BPBD Parimo, Abdul Aziz Tombolotutu (Foto/ist)

Nandar-beritasulteng.com | Senin, 13 Januari 2020

PARIMO, beritasulteng.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, membutuhkan sedikitnya 36 orang yang akan menjadi Tim Pendamping Percepatan Pembangunan Perumahan (TP4) program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Kabupaten Parigi
Moutong.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Demikian disampaikan Kepala BPBD Abd.Aziz Tombolotutu saat pelaksanaan ujian seleksi TP4 di balai Diklat Kabupaten Parigi Moutong, Senin (13/01/2020). Dikatakannya, fasilitator yang lulus ujian seleksi nantinya akan mendampingi percepatan pembangunan rumah rusak sedang dan ringan.

Dia menambahkan, BPBD menaruh harapan pada fasilitator agar bertugas dengan profesional, jujur dan bisa bekerjasama atau kerja tim dengan baik.

Menurutnya, kerja tim sangat dibutuhkan dan pada prinsipnya TP4 harus jujur, jangan sampai mengubah status kondisi rumah dari sedang menjadi ringan atau sebaliknya, sehingga bisa merugikan masyarakat yang terdampak bencana.

Pantauan media ini, ujian seleksi tersebut juga dihadiri tim pendamping nasional BPBN yang sudah menjalankan tugas di empat kabupaten/kota yang terdampak bencana.

“Kota Palu, Kabupaten Sigi sudah selesai melakukan perekrutan fasilitator.
Saat ini Parigi Moutong mempersiapkan tim pendamping. Sigi dan Palu sudah selesai perekrutan, minggu terakhir januari rencannya itu Donggala,” kata Toyib.

Dikatakannya, untuk Parigi Moutong dibutuhkan 36 tenaga pendamping untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dari yang mendaftar sekitar 70 orang, dengan 8 calon kordinator.

“Untuk kordinator tesnya bukan hanya tertulis tetapi juga seleksi wawancara,” pungkasnya.

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) DISTRO? atau TOPI HIP HOP? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 30 September 2020.