Isu Penculikan Anak Tidak Terbukti, Kapolres Imbau Masyarakat Tidak Ikut Sebar Hoax

  • Whatsapp

Faozan-beritasulteng.com | Selasa, 28 Januari 2020

PARIMO, beritasulteng.com- Belakangan ini santer disebarkan dimedia sosial tudingan penculikan anak, sampai dengan saat ini Polres Parigi Moutong sudah menangani tiga isu dugaan penculikan anak yaitu yang terjadi di Kecamatan Sausu, di Desa Jono Nunu dan di Siniu.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Menanggapi isu tersebut, Kapolres Parigi Moutong, AKBP Zulham Efendi Lubis, mengimbau masyarakat agar tidak mudah ikut menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Demikian disampaikan Kapolres saat menggelar konfrensi pers di Mako Polres Parigi Moutong, senin (27/01/2020).

“ Ada tiga peristiwa yang menuding ada penculikan anak yang pertama di Sausu, kita clearkan dari Polsek Sausu tidak ada indikasi tentang penculikan anak. Kedua peristiwa di Desa Jono Nunu ini pun diisukan akan menculik anak, ketiga yang di dikatakan ini adalah penculik anak padahal faktanya adalah ibu itu ingin ke Gorontalo karena tidak ada ongkosnya sehingga si taksi menurunkan sesuai dengan ongkosnya kebetulan diturunkan di sana,” bebernya.

Sampai saat ini kata Kapolres, di wilayah kerja Polres Parigi Moutong dugaan penculikan anak tidak terbukti. Sehingga diharapkan masyarakat tidak mudah percaya dan langsung menyebarkan isu yang belum dikonfirmasi kebanarannya.

“Jangan terlalu cepat membuat isu hoax karena itu dapat mengganggu Kamtibmas yang tentu berpotensi menjadi tindak pidana,” imbaunya.

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.