Sesuai Permendikbud, Kepsek Merupakan Jabatan Manejerial

Faozan-beritasulteng.com | Senin, 17 Februari 2020

PARIMO, beritasulteng.com – Jabatan Kepala Sekolah (kepsek) bukan lagi tugas tambahan guru, setelah keluarnya regulasi, kepsek menjadi jabatan manerial disatuan pendidikan. Ini dikemukakan Kabid GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong Sunarti baru baru ini.

Bacaan Lainnya

“Sebelum keluarnya regulasi Permendikbud Nomor tahun 2018, kepsek sebenarnya hanya sebagi tugas tambahan guru. Namun di Permendikbud ini kepsek menjadi jabatan manejerial di satuan pendidikan itu, dan tidak dibebankan untuk mengajar,” ujarnya.

Sunarti paparkan, kepsek dibayarkan sertifikasinya kalau mengajar selama enam jam sebelum dikeluarkannya Permen tersebut. Saat ini, aturan itu tak berlaku lagi sebab kepsek fokus tugas manejerial.

Dijelaskannya, regulasi tersebut keluar 2018. namun, sudah diberlakukan 2019, kepsek tidak lagi mengajar. Sehingga harus memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) di tahun 2020 ini. 

Pemerintah pusat katanya, juga memberikan tenggang waktu, kesempatan pada daerah untuk mempersiapkan daerahnya dalam rangka mengimplementasikan Permendikbud tersebut.

“Artinya, April 2018 keluar,  April 2020 dia (Permendikbud) berlaku, berarti ada tenggang waktu untuk daerah melatih kepsek guna mendapatkan NUKS yang telah menjadi tuntutan Permen,” terangnya.

Lebih jauh ia paparkan terkait ini, Pemkab Parigi Moutong merespon positif, melalui Wabup Parigi Moutong, ia sangat serius menindaklanjuti Permen itu, buktinya kata Sunarti, Wabup mendesak OPD terkait agar melatih semua kepsek, serta akan melantik jika seluruh kepsek telah memenuhi syarat .

“Hingga saat ini pelantikan kepsek belum ada, menunggu semua kepsek di pastikan memenuhi syarat itu. Salah satunya harus memiliki NUKS,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *