Samsat Parimo Berlakukan Penghapusan Pajak Kendaraan

  • Whatsapp
Samsat Parimo Berlakukan Penghapusan Pajak Kendaraan
Foto/Basrul Idrus

Basrul-beritasulteng.com | Kamis 26 Maret 2020

PARIMO, beritasulteng.com – Samsat Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), berlakukan penghapusan pajak kendaraan selama tiga bulan. Terhitung sejak 01 Maret 2020.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Hal itu disampaikan, Kepala UPTP wilayah II Parigi Moutong Irwin SE, kepada beritasulteng.com, diruang kerjanya belum lama ini. Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pengprov) Sulteng melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Parigi Moutong (Parimo), tahun ini mengadakan  program khusus bagi masyrakat yang ingin melakukan pembayaran pajak dari bulan Maret hingga bulan Mei 2020.

Dia menuturkan, program tersebut merujuk pada Perintah Gubernur (Pergub) Nomor 4 Tahun 2020 terkait pemberian keringanan terhadap masyarakat yang ingin melakukan pembayaran pajak.

“Program ini bentuknya stimulus dari pemerintah kepada masyarakat. Mengingat, masih kurangnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap pelunasan pajak kendaraan, termasuk di Samsat Parimo” ujarnya.

Dia mengungkapkan, situmulan yang dimaksud dalam program itu adalah Penghapusan 50 persen Pokok Pajak untuk kendaraan yang menunggak sampai dengan 2018.

Selain itu kata dia, penghapusan 100 persen denda Pajak untuk kendaraan yang menunggak sampai dengan 2018 serta penghapusan bea balik nama kendaraan pihak kedua.

Dicontohkannya, seperti pajak kendaran yang mati sejak tahun 2013. kadaluarsa pajak 5 tahun yang dibayarkan hanya 5 tahun tersebut. Berarti ada keringanan tiga tahun.

“Tapi, untuk pajak yang lima tahun dibayar ini, ada pengurangan sebanyak 50 persen dari pokoknya,” jelasnya.

Dia menuturkan, dalam upaya menjangkau masyarakat yang jaraknya agak jauh, Kantor Samsat Parimo bakal mengadakan Samsat mobeling, untuk melakukan pelayanan kepada msayarakat  dalam pengurusan pembayaran pajak.

Irwin menghimbau, agar masyarakat berurusan langsung ke kantor Samsat dengan membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau Buku kePemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), dan surat keterangan hilang dari kepolisian apabila keduanya tidak ada.

“Untuk membayar pajak, masyarakat tidak seharusnya melalui perantara atau makelar. Selain untuk pelayanan yang langsung menjangkau masyarakat, Samsat mobileling ini juga untuk memutus rantai makelar,” tegasnya.

Baca Juga:  https://beritasulteng.com/2020/03/03/pansus-dprd-bahas-pajak-dan-retribusi-17-opd-penghasil/

Pos terkait

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.