Desa Towera Susul Aksi Penyemprotan Racun Corona

  • Whatsapp
Desa Towera Susul Aksi Penyemprotan Racun Corona
Pemberian arahan oleh Camat Siniu, Filharis Lapu, sebelum melaksankan Penyemprotan Disinfektan di Desa Towera. (Foto/Pemdes Towera)

Penulis: Moh. Takdir | Editor: Andi Sadam

PARIMO, Beritasulteng.com Desa Towera, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), jadi bagian dalam deretan desa-desa yang sudah menggalakan aksi memutus rantai penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sama dengan yang kebanyakan dilakukan, upaya tersebut berupa penyemprotan disinfektan. Sasarannya pun ruang publik.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Penyemprotan ‘racun’ corona yang dilakukan pemerintah Desa Towera itu selain melibatkan pemerintah kecamatan hingga masyarakat, turut mendapat pendampingan dari Dinas Kesehatan serta dukungan Bintara Pembina Desa (Babinsa). Tidak main-main, penyemprotan itu dilakukan sejak pagi hingga sore hari.

“Aksi ini sebagai tindakan pertama dalam menyemprot disinfektan di Towera. Dalam 10 hari kedepan akan dilaksanakan lagi penyemprotan kedua yang kemudian 10 hari selanjutnya akan disemprot kembali,” kata Kepala Desa Towera, Muh Rafi’in Labaso.

Selain sudah mencatat rencana tiga kali penyemprotan, tidak lama lagi di Desa Towera akan membagi-bagi Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker kepada penduduk setempat.

Dibilang Muh Rafi’in, dalam gerakan bersatu melawan pandemi Covid-19 yang diawali pada hari Rabu tanggal 8 April tahun ini, memakai uang yang sumbernya dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang sudah diporsikan melalui Anggaran bencana tahunan.

Seperti yang sudah dikampanyekan pemerintah pusat hingga daerah, bahwa kebijakan menyemprot cairan yang dianggap ampuh membunuh virus yang saat ini sudah mewabah.

Selain bersifat mencegah penularan, aksi tersebut jadi bagian untuk melenyapkan kepanikan yang dialami warga. Katanya, doktrinisasi jangan panik yang tiap hari dikampanyekan ke publik lewat beragam fasilitas, diyakini lebih efektif lagi bila disampaikan dengan tindakan penyemprotan. Dalam materi penyampaian ke penduduk desa, menurut Muh Rafi’in, ditanamkan bahwa dampak dari sugesti rasa panik yang akan menjadi salah satu penyebab menurunya imun tubuh. Katanya, menjaga kesehatan dan selalu waspada adalah poin penting untuk melawan pandemi Covid-19.

“Dalam kampanye yang kami lakukan sama persis dengan materi-materi publikasi secara umum, diantaranya budaya rutin cuci tangan, ajakan memakai masker, Social Distancing, Physical Distancing dan lainnya,” kata Muh Rafi’in saat ditemui Beritasulteng.com di Desa Towera.

Muh Rafi’in menambahkan, selain mengkampanyekan budaya sehat dalam aktifitas sehari-hari, Kepada masyarakat kami menghimbau jangan terlalu panik dalam menghadapi virus corona, namun tetap waspada jaga kesehatan masing-masing” imbau Muh Rafi’in.

Secara wilayah, pemerintah Kecamatan Siniu juga telah menyemprot sejumlah tempat vital atau bagian yang dianggap sasaran konsentrasi warga. Fasilitas yang sudah dilindungi dengan cairan anti Corona oleh pihak kecamatan diantaranya kantor desa, tempat-tempat pertemuan dan fasilitas umum lainnya, termasuk rumah ibadah. Ini disampaikan Camat Siniu Filharis Lapu saat wawancara.

“Dalam tindakan memutus jalur penyebaran wabah ini, kami dari kecamatan sudah membentuk relawan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 di semua desa. Dan untuk hari ini, relawan Satgas Covid-19 dari Desa Towera yang mengawalinya,” kata Filharis Lapu.

Dalam menggalakan upaya melawan Covid-19, pemerintah Kecamatan Siniu menggandeng kepolisian, Puskesmas, Baznas, Pemerintah Desa hingga masyarakat. Pelibatan pihak-pihak tersebut sebagai konsep pencegahan jitu dalam sosialisasi melawan Covid-19.

“Setelah Desa Towera, penyemprotan disinfektan selanjutnya dilakukan di seluruh desa di Kecamatan Siniu,” jelas Firharis Lapu.

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.