Gorontalo Tidak Lagi Satu-Satunya Provinsi Negatif Covid-19

Gubernur Gorontalo mengumumkan satu kasus positif Covid-19. (Foto: Liputan6.com/Arfandi Ibrahim)

Sumber: Sulutgoonline.com | Editor: Andi Sadam

GORONTALO, beritasulteng.com- Sejak ditemukan ada penduduk yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia, hingga tanggal 8 Maret 2020 bahwa Provinsi Gorontalo masih tercatat sebagai satu-satunya Provinsi di negara ini yang negatif virus corona. Namun kini, pertahanan pemerintah dalam mempertahankan status provinsi negatif Covid-19 jebol juga.

Bacaan Lainnya

Hilangnya status negatif untuk provinsi yang dinahkodari Gubernur Rusli Habibie, ketika terbit hasil swab test, pasien dengan status Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dinyatakan positif.

Kabar adanya satu orang penduduk terinfeksi virus corona di provinsi yang terletak di Pulau Sulawesi itu, lewat pengumuman Gubernur, Rusli Habibie pada Kamis, 9 April 2020.

Dikutip dari media online Sulutgoonline.com, 1 warga positif Covid-19 itu asal Desa Tumbihe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.

“Dari hasil swab test, pasien tersebut positif COVID-19,” Kata Rusli Habibie, dilansir Sulutgoonline.com.

Rusli Habibie menjelaskan, positifnya warga berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Balai Besar Kesehatan di Makassar. “Jadi kami pemerintah Provinsi Gorontalo mendapatkan sebuah informasi berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium balai besar makassar pasien tersebut berstatus positif COVID-19,” Kata Rusli Habibie.

Yang bersangkutan saat ini telah diisolasi di salah satu rumah sakit Rujukan Gorontalo, yaitu RSUD Aloei Saboe.

“Dan pasien itu sudah diisolasi di rumah sakit Aloe Saboe yang menjadi salah satu rumah sakit rujukan,” tuturnya.

Walau telah dilakukan pengumuman namun identitas pasien masih belum diungkap. Namun berdasarkan penelusuran bahwa pasien itu punya riwayat perjalanan dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Gubernur Rusli mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik dengan adanya pasien positif Corona virus. Meski demikian, tetap waspada, jalankan protokol kesehatan, serta memberikan dukungan dan doa agar pasien segera dinyatakan negatif dan sembuh.

Gubernur Rusli Habibie meminta seluruh warganya untuk mematuhi ketentuan Social Distancing atau Physical Dictancing. Katanya boleh keluar rumah tapi hanya untuk urusan penting. “Di rumah saja dan mari sama-sama kita terapkan protokol kesehatan demi keselamatan kita bersama,” imbau Rusli Habibie.

Untuk diketahui, pada Kamis 9 April, Kementerian Kesehatan mengumumkan, telah tercatat sebanyak 33 provinsi di Indonesia sudah ‘disusupi’ wabah Covid-19. Berdasarkan pengumuman tersebut, dari 34 provinsi di negara ini, tinggal Provinsi Gorontalo yang masih negatif.

Menyikapi status satu-satunya provinsi negatif corona, Gubernur Gorontalo mengimbau warganya untuk selalu waspada dan mematuhi arahan pemerintah. Tujuan Gubernur Ruslie Habibie tidak lain ingin mempertahankan status provinsi negatif virus corona.

Naskah Asli: https://www.sulutgoonline.com/gorontalo/dengan-prihatin-gubernur-rusli-umumkan-1-warga-positif-corona/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *