Mati Lampu Saat Buka Puasa, PLN Salahkan PT TMJ

Foto gangguan jaringan listrik. Dok PLN

Penulis: Taufik | Editor: Andi Sadam

PARIMO- beritasulteng.com– Protes warga terhadap pihak PLN kembali muncul. Kali ini, keberatan warga itu datang dari Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong. Alasan yang memicu kemarahan penduduk di wilayah Ongka itu lantaran pemadaman listrik secara tiba-tiba tepat di waktu buka puasa pada Senin, 27 April 2020.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Menurut Renaldi, seorang warga Ongka Malino berujar kalau akibat pemadaman tersebut, mereka terpaksa berbuka puasa dalam gelap. “Saya Heran dengan pihak PLN, kenapa  seperti langganan saja, pasti kalau di bulan ramadan  listrik mati-hidup- mati-hidup,” kesalnya.

Renaldi mengatakan, PLN seharusnya melayangkan pemberitahuan lebih dulu jika akan terjadi pemadaman. “Jangan semaunya main kase mati lampu. Apalagi di bulan ramadhan seperti ini, walau hanya lima menit,” ujar Renaldi.

Gara-gara listrik padam di wilayah Ongka Malino, tidak hanya diprotes warga lewat media ini. Kemarahan warga juga dituangkan di media sosial facebook.

Terkait itu, Manejer PLN Rayon Kotaraya, Fernado M Agustinus membenarkan adanya pemadaman. Katanya, kejadian mati lampu bukan kesengajaan pihak PLN tapi lantaran kelalaian orang lain. “Kemarin jaringan PLN rusak-rusak karena terganggu pelabaran jalan, yang pekerjaannya dilakukan pihak PT Tunggal Mandiri Jaya,” kata Fernado menjawab pertanyaan beritasulteng.com.

Katanya, PLN Rayon Kotaraya sudah mengimbau dan memperingati pihak PT TMJ. Tegurannya pun menurut Fernado sudah disusul dengan tidakan menyurat resmi ke pihak PT TMJ.

Ia menyebut, dalam pekerjaan pelebaran jalan, pihak PLN sangat mendukung, tapi PT TMJ juga diminta agar tidak mengabaikan ketentuan yang berdampak mengganggu jaringan listrik. Permintaan Fernado kepada perusahaan ternama di Sulawesi Tengah bertujuan supaya tidak terjadi gangguan yang berakibat pada pemadaman listrik.

“Kejadian ini pun telah kami sampaikan ke PLN UP3 Toli-Toli dan PLN UIW Suluttenggo  selaku unit atas kami,” katanya. Fernado menambahkan, terkait pelebaran jalan di Pangas, Kecamatan Palasa yang jadi pemicu gangguan jaringan listrik, pihaknya sudah berkoordinsi dengan Camat Palasa, Polsek Palasa serta Danramil setempat.

banner 970x90
banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.