Alpa Dalam Ujian, 19 Pelajar Dinyatakan Tidak Lulus di Parigi Moutong

Penulis: Basrul | Editor: Andi Sadam

PARIMO, beritasulteng.com Sebanyak 19 orang pelajar di Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, dinyatakan tidak lulus dalam pengumuman kelulusan pelajar tingkat SMA/SMK, Sabtu, 2 Mei 2020. Gagal lulusnya belasan pelajar itu bukan hanya lantaran nilai, tapi juga disebabkan alpa ketika ujian.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan daftar, jumlah keseluruhan pelajar SMA/SMK di Parigi Moutong yang seharusnya ikut Ujian Nasional sebanyak 4.058. Jumlah tersebut terbagi dari, 23 SMA Negeri dan swasta, dengan daftar peserta UN 2.951 siswa-siswi. Sedangkan peserta dari SMK sebanyak 1.107 pelajar,” ungkap Intje Sari Pasau, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi  Tengah  Wilayah II.

Intje Sari mengurai, berdasarkan catatan, untuk siswa-siswi SMA Negeri hingga swasta, terdapat 15 pelajar dinyatakan tidak lulus. Sedang dari SMK, sebanyak 4 pejalar tidak lulus. “Kesemuanya itu disebabkan mereka (pelajar, red) tidak mengikuti UN ditetapkan,” kata Intje Sari. “Secara persentase, capaian kelulusan dari SMA Negeri dan Swasta diangka 99,49 persen. Kalau untuk SMK, tingkat kelulusannya mencapai 99,73 persen,” jelas Intje Sari kepada pewarta, Senin, 4 Mei 2020.

Pada pengumuman yang dilaksanakan pada pukul 18.30-22.00, kata Intje Sari, serentak dilakukan melalui nomor whatsAap kepala sekolah, kemudian dilanjutkan ke wali kelas. Dan dari wali kelas ke pelajar.
 
Pemilihan waktu petang saat pengumuman bertujuan mencegah pelajar berkerumun, konvoi, coret-coret pakaian, dan sebagainya. “Sebelum dilaksanakan pengumuman, sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi agar semua satuan pendidikan menjaga wilayah kerjanya dari aktivitas kumpul-kumpul, terkhusus bagi pelajar yang merayakan kelulusan,” katanya.

Intje Sari menambahkan, dalam penerapan UNBK, bagi SMK sempat dilakukan. Sehingga nilai UN pelajar SMK adalah hasil UNBK. “Tapi kalau untuk SMA sudah berdasarkan akumulasi dari nilai siswa sejak ujian semester, hasil ujian harian hingga hasil ujian praktek,” ujarnya, sembari menyebut kalau pelaksanaan UNBK bagi SMK itu terlaksana sebelum keluarnya edaran meliburkan sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *