Biar Kata Terangkai, Meski Harap Tak Tersampai

Aku,
Saat ini dan selamanya,
Ku sanjung engkau dengan cintaku duhai Wanita di selimut gelisah…
Ku sokong engkau dengan adaku duhai kekasih jiwa…
Tidak seperti pecinta yang haus…
Tidak seperti perindu yang lelah…
Aku mereguk seluruh indahmu dalam detik hariku.
Dalam sendiriku…
Dalam rintih do’a ku
Aku berjalan beriring dengan langkahmu…
Buat aku banyak belajar.

Aku,
Dalam lengah aku bertafakur memikirkanmu
Dalam lengah aku bertanya kabarmu
Dalam lengah hati mengingatimu,
Mimpi…
Kenapa hadir sang kekasih yang usang sudah jejaknya dari hari?
Kau…
Kenapa bisa ada dalam mimpiku?
Tidurku yang hanya sejenak itu,
Kenapa ada kamu?
Maafkan jika mulai saat itu aku kembali teringat akan kau…
Maafkan…
Aku tak berhak, bukan?
Saat sadar, akupun pergi lagi…
Agar jauh dari keingintauan tentang kabarmu.
Cinta memang pengorbanan, bukan?
Maka,
Jangan pernah berharap bayangmu bisa hilang dariku
Jangan pernah usir aku dari tempat ini…
Tempat aku berdiri, mematungkan cinta yang hanya padamu…
Dua hari lalu sekawanan burung terbang di atas kepalaku
Bercengkrama dengan angin, sejenak saja.
Lalu ada satu, terbang rendah, hinggap di samping tempat berdiriku…
Ia bisikkan kabar tentangmu kepadaku.
Sepeninggalku, kau masih mencari
Mencari yang tak kau temui di diriku.
Benarkah itu?
Hanya ku yakini saja dalam hati.
Malam tiada dapat menolak hadirnya rembulan, bukan?
Serupa dengan ketidaksanggupan angin untuk berdiam, tidak terbang mengelana.
Maka biar aku terima saja.
Dalam, aku artikan semua, namun aku tetap akan sembuh dari luka.
Lalu kini,
Ada kabar apa dari hatimu?
Ada kabar apa dari pencarianmu?
Berbagilah denganku
Agar tak lagi aku mematungkan cinta ini hanya padamu.
Biar aku bebaskan lagi jiwa,
Jika kau memang sudah temukan setengah jiwa yang kau cari.
Maafkan aku yang tlah dungu menata hati ini…
Maafkan,
Karena sebelum dua hari yang lalu,
Aku masih saja anggap kau, dirimu, hatimu, adamu,
Adalah yang terbaik untukku.
Maafkan.

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) DISTRO? atau TOPI HIP HOP? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 30 September 2020.