Asa dari Sang Pujangga

  • Whatsapp

Mentari itu merah, sedang hati mulai menghitam,
adakah sapa dalam tangis berkepanjangan?
seorang jejaka di ufuk rembulan, bebaskan diri tuk lari jauh,
lalui malam dalam kesendirian,
hingga datang tali-tali harapan,
menguatkan dan terus menemani,
sampai datang satu masa nanti,
berikan hati dan sekuntum melati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *