Alasan Kapolri Perpanjang Operasi Ketupat Hingga 7 Juni

Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis (F. KOMPAS.com)

Sumber: TEMPO.CO

JAKARTA, Berita Sulteng– Memperpanjang masa Operasi Ketupat 2020 yang semula akan berakhir pada 30 Mei menjadi 7 Juni, Kepala Kepolisian RI Jenderal Idham Azis beralasan ingin memastikan keadaan sudah siap dengan kenormalan baru atau new normal setelah 7 Juni.

Bacaan Lainnya

Kapolri sudah memerintahkan kepada Asisten Operasional dan Kepala Korlantas melanjutkan operasi sampai 7 Juni dengan operasi rutin yang ditingkatkan. “Sehingga kami yakinkan benar-benar setelah tanggal itusudah kembali normal,” ujar Idham saat dikonfirmasi pada Rabu, 27 Mei 2020.

Keputusan memperpanjang masa Operasi Ketupat 2020 ini disahkan setelah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Serta, melihat kondisi arus balik masuk ke Jakarta yang merupakan zona merah Covid-19

“Kalau memang kondisi-kondisi di lapangan masih terjadi penumpukan, ada arus balik yang kelihatannya besar, operasi ini kami lanjutkan, kami tingkatkan,” ujar Idham.

Kendati demikian, Idham berharap masyarakat bisa disiplin menekan laju penyebaran Covid-19. Ia menyebut setidaknya ada empat hal yang wajib kini harus menjadi rutinitas, yakni menggunakan masker, menjaga jarak fisik, rajin cuci tangan, dan menerapkan pola hidup sehat.

Artikel Asli Terbitan Tempo.co: Alasan Kapolri Perpanjang Operasi Ketupat 2020 Hingga 7 Juni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *