Domisili Korban Covid Dekat Mosing, Lokasi Rutinitas Bupati Saat ini

  • Whatsapp
ilustrasi. Diambil dari: maucash.id

Penulis: Andi Sadam

Parimo, Berita Sulteng– Selama di Kabupaten Parigi Moutong, warga yang saat ini dikabarkan terpapar Covid-19, berdomisili di Kecamatan Tinombo Selatan. Sebagaimana diketahui bahwa pantai Mosing Desa Siney, secara administrasi juga terletak di Kecamatan Tinombo Selatan.

Bacaan Lainnya

Dikutip dari pernyataan Irwan, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Parimo, korban yang kini terkabar positif Covid-19 ber-KTP (kartu tanda penduduk) Desa Tada Selatan. Semasa di Kabupaten Parimo selama hampir sebulan, korban tinggal di Tada Selatan.

“Benar, ada salah satu pria ber-KTP Desa Tada Selatan yang dinyatakan positif,” ungkap Irwan seperti dikutip dari parigimoutongkab.go.id.

Tapi menurut Irwan, yang bersangkutan sudah hampir dua tahun berdomisili di Jakarta. “Dari data yang kami himpun, pria itu bekerja di Bawaslu Republik Indonesia,” ungkapnya.

Baca juga: Viral, Kabar Orang Kena Corona di Parigi

Melalui artikel di website Pemkab Parimo, Irwan menuturkan, yang bersangkutan datang berlebaran bersama orang tuanya di desa tersebut. Tinggal di sana selama tiga pekan.

Katanya Irwan, sebelum ke Parimo sejak datang dari Jakarta, pria itu sebelumnya sudah menjalani karantina di Kota Palu selama dua pekan. Katanya Irwan, adanya konfirmasi kalau pria itu terkena virus corona setelah melakukan pemeriksaan kesehatan saat hendak balik ke Jakarta.

“Ketika hendak balik bekerja ke Jakarta, yang bersangkutan sempat melakukan swab test di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, di Kota Palu, dan hasilnya positif,” ujar Irwan yang saat itu sedang di pantai Mosing, lokasi rutinitas Bupati Parigi Moutong sejak beberapa bulan.

Pantai Mosing hanya di sekat oleh beberapa kampung dengan Desa Tada Selatan.

Baca juga: Klarifikasi Berbelit, Warga: Bukan Soal Data, Tapi Tentang Orang yang Corona

Pihak Dinas Kesehatan Parimo kini sedang mempersiapkan data riwayat perjalanan korban selama di Parimo. Orang-orang yang disebut pernah berinteraksi dengan yang bersangkutan, nanti diperiksa (swab test) dan diisolasi. Langkah tersebut dijanjikan Kepala Dinkes Parimo, Revi Tilaar, mulai dilaksanakan pada hari Senin besok, 8 Juni 2020. “Petugas kami akan segera melakukan tracking terhadap riwayat dan aktifitas interaksi yang bersangkutan,” janji Revi yang saat itu juga berada di pantai Mosing.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar