Kritikan untuk Kades Dusunan Barat

Fatmawati Kades Dusunan Barat

Penulis: Fadel | Editor: Andi Sadam

PARIMO, Berita Sulteng– Satu bulan lebih Kepala Desa Dusunan Barat, Kecamatan Tinombo menjalankan pemerintahan tanpa dampingan sekretaris, bendahara serta dua kepala urusan. Berlarutnya kekosongan empat kursi perangkat desa, ‘merangksang’ Pendamping Lokal Desa  (PLD), Riswan, mengeluarkan pernyataan.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Dalam kritikannya, Riswan bilang kalau dua posisi kosong saat ini, Sekdes dan Bendahara, merupakan jabatan vital dalam pengelolaan administrasi. Dari kekosongan tersebut sehingga pemerintahan desa dapat dinilai tidak sempurnah.

“Harus segera dicari penggantinya. Karena dua posisi vital itu sangat dibutuhkan dalam roda pemerintahan desa,” ujar Riswan kepada Berita Sulteng pada Kamis, 11 Juni 2020.

Supaya porsi kosong itu tidak makin berlarut, Kades Dusunan Barat diminta untuk berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMPD) Kabupaten Parigi Moutong.

“Minimal pihak terkait mengetahui siapa-siapa calon pengisi jabatan aparat desa yang baru, supaya segera diproses,” kata Riswan.

Menyangkut itu, Kades Dusunan Barat, Fatmawati ketika dihubungi Berita Sulteng mengaku sudah merencanakan upaya pencarian pengganti empat aparat desa yang awal Mei lalu mundur secara berjamaah.

Terkait langkah konsultasi, Fatmawati berujar bahwa ia telah berkoordinasi dengan Camat Tinombo bahkan Kadis PMPD Kabupaten Parimo. Tidak hanya itu, katanya Fatmawati, dia juga sudah berbicara langsung dengan bupati Parimo.

“Saya juga sudah ketemu Bupati Parimo, tujuan meminta saran terkait kekosongan aparat ini, dan menurut pak bupati jika sudah mundur maka langsung segera diganti saja,” ujar Fatmawati.

Tentang proses pengisian bangku perangkat yang kosong, Fatmawati tidak akan memberlakukan sistim seleksi, apalagi membuka lowongan.

Targetnya, dalam waktu dekat akan merampungkan prosesi pengisian kursi kosong tersebut. “Insya Allah minggu ini akan kami laksanakan rapat penetapan aparat desa yang baru,” katanya.

Sekada diketahui, pada 7 Mei 2020, Berita Sulteng melansir artikel berjudul Perangkat Desa Dusunan Barat Mundur ‘Berjamaah’. Dalam pemberitaan itu Kades Fatmawati sudah berjanji menyikapi persitiwa tersebut dengan cara cepat-cepat mencari pengganti.

Katanya kepada pemedia waktu itu, proses mencari ganti Sekdes, bendahara, Kaur Perencanaan dan Kaur Pemerintahan langsung dilakukan usai pengurusan hingga pemnyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa.*

banner 970x90
banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.

1 Komentar