Permudah Layanan Adminduk, Owner SimpelJek Usulkan Inovasi SiCapil

  • Whatsapp

Penulis: Fadel

PARIMO, Berita Sulteng– Permasalahan layanan administrasi kependudukan bagi sebagian besar masyarakat Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Parigi Moutong masih menjadi kendala yang sangat berarti.  Permasalahan tersebut akibat akses yang masih cukup jauh, hingga masih lambannya layanan yang disediakan pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten setempat.

Bacaan Lainnya


Berangkat dari hal tersebut, salah satu warga Kabupaten Parimo, Sofyan yang juga merupakan owner dari aplikasi SimpelJek mengusulkan adanya ketersediaan inovasi guna mengatasi permasalahan adminduk bagi warga, apalagi ditengah pandemic Covid 19 ini.

Sofyan bilang, inovasi tersebut haruslah menyediakan pelayanan berbasis teknologi yang mudah diakses oleh semua masyarakat. Oleh karenanya, guna memudahkan pelayanan adminduk tersebut, diusulkan aplikasi bernama SiCapil—singkatan dari Sistem Adminitrasi dan Pencatatan Sipil.

Cara kerja dari aplikasi tersebut menurut Sofyan, dimana aplikasi ini berinduk pada Sistem Informasi Adminitrasi Kependudukan (SIAK) yang digunakan Disdukcapil. Aplikasi ini memberikan data dari masyarakat, selanjutnya operator akan memfilter data yang dikirim warga lewat SiCapil untuk divalidasi—untuk sistem keamanan.

“Setelah data yang diinput oleh warga dianggap tidak bermasalah maka data akan dicetak kemudian dikirim ke pemerintah kecamatan atau desa, sehingga warga tidak perlu lagi antri di Dukcapil dan ini bisa cukup membantu ditengah situasi pandemi Covid-19 ini,” ujar Sofyan, Jumat 12 Juni 2020.

Pemuda asal Desa Ongka Kecamatan Ongka Malino tersebut menuturkan, saat ini meraka bersama tim telah mengembangkan software aplikasi SiCapil. Diharap, usulan aplikasi ini dapat disinergikan dengan sistem yang digunakan Disdukcapil Parimo saat ini.

“Saya berharap Pemkab Parimo menerima ide ini, sehingga dapat membantu warga dengan pelayanan jarak jauh. Warga tidak perlu lagi antri dan mengeluarkan banyak anggaran untuk datang ke kantor Dukcapil, sebab aplikasi ini dapat diakses masyarakat dengan mudah,” tutur Sofyan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *