Rehab Jembatan Kembar Bambalemo Digeser 2021

  • Whatsapp
Jembatan Kembar Jalur II Bambalemo, Parigi Moutong. (F. Istimewah)

Penulis: Moh Aksa

PARIMO, Berita Sulteng– Peribaikan jembatan kembar terletak di jalur II Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, dipastikan bergeser ke tahun depan. Ini lantaran anggaran merehab tidak cukup.

Bacaan Lainnya

“Untuk pengadaan gelagarnya saja, itu tidak cukup. Sehingga kami tidak paksakan,” ujar Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten PArimo, Wayan Murdana, Jumat, 12 Juni 2020.

Wayan Murdana mengatakan, tak ingin anggaran rehab jembatan yang roboh akibat bencana gempa di Sulteng dua tahun lalu itu mengendap, sehingga dialihkan untuk pekerjaan jalan.

“Tapi, untuk jembatan hibah dari provinsi di Desa Olobaru dan Lemusa, tetap dikerjakan,” ungkap Wayan Murdana. 

Tentang proses lelang, Wayan Murdana mengaku telah menyurati pihak ULP. “Saya sudah menyurat ke ULP untuk proses lelangnya. Sedangkan itu tidak sampai di fisik, cukup pengadaannya saja. Untuk fisik tahun depan,” katanya.

Dijelaskannya, untuk jembar kembar itu, setelah dilakukan perhitungan kembali sampai dengan fisik, pihaknya membutuhkan anggaran Rp6,5 miliar. Sedangkan anggaran yang ada saat ini hanya Rp4,5 miliar.

“Untuk pengadaan gelagar saja dibutuhkan Rp5 M. Belum fisik dan lainnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, selain kekurangan anggaran, kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia juga menjadi salah satu penyebab digesernya perbaikan jembatan tersebut ke tahun depan. Pasalnya, biaya untuk ekspedisi pengiriman melambung tinggi. Karena harus melewati pos-pos perbatasan.

Menurutnya, setelah dihitung kembali, untuk anggaran ekspedisi tembus sampai Rp300 juta. Sedangkan pengadaan gelagar sudah tidak cukup.

“Kemarin saya sempat survei melelui telepon untuk produsen baja khusus jembatan di Bogor. Mereka mengatakan untuk pengiriman barang dua kali lipat dari harga sebelum serangan Covid-19,” bebernya.

Sehingga itulah perbaikan jembatan tersebut digeser tahun depan, dan anggaran digunakan untuk produktif seperti pekerjaan jalan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *