Terbukti Berbohong, Tahir ‘Disuru Angkat Kaki’ dari Kursi Komisioner

  • Whatsapp
Foto: Dokumentasi DKPP RI

Penulis: Andi Sadam

PARIMO, Berita Sulteng– Rabu, 24 Juni 2020, pimpinan sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia membacakan putusan atas sidang dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP), perkara nomor 010-PKE-DKPP/I/2020.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Putusan yang dibacakan dari ruang sidang DKPP RI, selain menyebut Tahir terbukti tidak jujur, juga mengeluarkan sanksi pemberhentian tetap kepada Tahir dari komisioner KPU Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam pembacaan putusan secara online dari Jakarta, pimpinan sidang T Prasetyo antara lain menyatakan, “Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Teradu Tahir selaku anggota KPU Parimo sejak putusan dibacakan.”

Berita sebelumnya: Tersibak Jejak Tahir di Partai Demokrat: Siapa di Balik Perkara Sang Komisioner

Pengambilan keputusan oleh DKPP RI berdasarkan keterangan lewat sidang-sidang sebelumnya, dukungan alat bukti, dan sebagainya. Termasuk ketidakjujuran Tahir.

Tahir yang diadukan lewat registrasi pengaduan 09-P/L-DKPP/I/2020, ketika disidangkan, terbukti masih tercatat sebagai anggota partai Demokrat Kabupaten Parimo. Tahir juga dibilang terbukti berbohong ketika mendaftar jadi calon komisioner KPU.

Berita sebelumnya: Jalan Panjang Menguji Etika dan Integritas Tahir

Pembacaan putusan oleh DKPP yang salah satunya ‘menyuruh’ Tahir ‘angkat kaki’ dari komisioner KPU Kabupaten Parimo, sebelumnya sudah terbit melalui rilis DKPP yang terpublis via website resmi DKPP.

“Sidang putusan merupakan sidang terakhir atau final dari sebuah perkara yang telah diperiksa,” kata Sekretaris DKPP Bernard Dermawan Sutrisno dalam rilis yang tertaut di website.*

Pos terkait

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.