Warga Penerima Bantuan PKH Diajar Cara pakai ATM

PDP PKH Tinombo bersama petugas dari unit bank di Tinombo ketika mengajari KPM asal Desa Ogoalas tentang cara menggunakan kartu ATM PKH. (F. Fadel / Berita Sulteng)

Penulis: Fadel | Editor: Andi Sadam

PARIMO, Berita Sulteng– Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Ogoalas, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mendapat bimbingan penggunaan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) PKH atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Bacaan Lainnya

Pendidikan tata cara menggunakan ATM kepada puluhan KPM, oleh operator alias tenaga pendamping. Upaya mengajari masyarakat tentang penggunaan kartu dilakukan di loket salah satu bank di Tinombo.

“Mereka harus kami edukasi agar terbiasa menarik dana atau bertransaksi lewat ATM secara mandiri. Karena instruksi Kemensos bahwa ATM PKH atau KKS harus dikelola secara mandiri oleh KPM,” ujar Zulmi Aris, sebagai salah satu pendamping program PKH.

Upaya mengajari warga bagaimana mengoperasikan KKS dilakukan Zulmi secara rutip tiap bulan. Pendampingan itu juga menurut Zulmi, juga diberitahukan ke KPM tentang solusi bila ATM mereka bermasalah, misalnya terblokir, hilang atau tertukar.

Bahkan katanya langkah tersebut juga sebagai tugas demi memastikan bahwa bantuan PKH tersalurkan sebagaimana mestinya.

Dikutip dari website pkh.go.id, Menteri Sosial Juliari P Batubara menginstruksikan gerakan KPM pegang KKS sendiri. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi PKH yang dilaksanakan secara daring pada Rabu 3 Juni 2020.

Menurut Juliari saat itu, bahwa ia mendapat info tentang masih ada KKS yang tidak dipegang langsung oleh KPM PKH. “Saya minta kepada koordinator PKH di lapangan untuk memastikan KKS benar-benar bisa dipegang sendiri oleh KPM, demi mengurangi resiko penyalahgunaan,” kata Juliari.

Gerakan KPM pegang KKS sendiri menurut Juliari, bertujuan agar KPM mandiri dalam pengambilan bantuan sosial tunai serta meningkatkan kesadaran dan kemauan KPM untuk berlatih bertransaksi menggunakan KKS.* 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *