Gabungan Komunitas Lingkungan Menanam Pelindung di Pantai Bundus Dolago, Parigi Moutong

  • Whatsapp
Aksi menanam bibit Trambesi di Pantai Bundus Desa Dolago, Kecamatan Parigi Selatan pada Minggu 5 Juli. Gerakana reboisasi ini melibatkan puluhan pemuda dari sejumlah komunitas pecinta lingkungan di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. (Basrul / Berita Sulteng)

Penulis: Basrul | Editor: Andi Sadam

PARIMO, Berita Sulteng– Puluhan bibit pohon trambesi ditanam gabungan komunitas di kawasan pesisir pantai Bundus Desa Dolago pada Minggu, 5 Juli 2020. Penghijauan dilakukan di wilayah Kecamatan Parigi Selatan ini diinisiasi oleh Sakawanabakti Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Selain menanam, puluhan orang itu turut melaksanakan gerakan bersih pantai.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

“Penanaman pohon itu sebagai upaya siap sadar lingkungan yang kami inisiasi. Besar harapan aksi ini mampu memotivasi kaum milenial bahwa menyangkut lingkungan tidak hanya sekedar peduli, tapi perlu terlibat dalam pergerakan menjaga kerusakan bumi,” kata Hariyanto, pengurus Sakawanabakti Parimo. Dia juga bilang, “Hal yang dilakukan di objek wisata pantai Bundus ini bagian dari menjaga sekaligus mencegah kerusakan bumi,” jelas Hariyanto yang diwawancara Berita Sulteng.

Anak Trambesi yang ditanam sebanyak 30 pohon. “Disamping menanam, kami juga bersih-bersih pantai. Tujuan pembersihan ini supaya Pantai Bundus elok dipandang mata,” ujar Hariyanto

Menyinggung komunitas terlibat di aksi reboisasi tersebut, dibilang pria yang akrab disapa Atong itu, melibatkan KPA Santana, Karang Taruna Tunas Karya Bambalemo, OI Rimbaraya, Mapastiham, Kepal Tokalaka, dan Sakawanabakti.

Atong menyampaikan bahwa bibit-bibit pelindung yang ditabur di pantai tersebut akan selalu dikontrol hingga dipastikan tumbuh. Karena menurutnya, kalau hanya menanam semua orang bisa, tapi untuk menjaganya itu yang susah.*

Pos terkait

banner 728x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *