Sekretaris Daerah Parigi Moutong Pantas Diganti

  • Whatsapp

Penulis: Moh Aksa | Editor: Andi Sadam

PARIMO, Berita Sulteng – Kedudukan Ardi Kadir di posisi Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah dipastikan segera berakhir. Kepala daerah setempat sudah mengungkap mekanisme ‘sayembara’ Sekda. Pantasnya pimpinan tinggi pratama itu diganti sebab tahun ini ia dikabarkan segera purnabakti dari status Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu membenarkan bahwa akan dilakukan pergantian Sekda. Bahkan kepala daerah tersebut telah menyebut tiga nama eselon II ‘cadangan’ Ardi Kadir. Walau sebelumnya bupati dengan ciri berkumis itu menyebut hampir rata-tata semua eselon II di lingkup Pemerintahan Kabupaten Parimo memiliki peluang jadi calon pengganti Sekda saat ini, yang sekitar Desember tahun 2020 sudah pensiun.

“Semua pejabat berpotensi jadi Sekda, hanya saja ada ketentuannya,” katanya.

Pembicaraan tentang status Sekda Parimo ini dikemukakan Samsurizal Tombolotutu kepada sejumlah pewarta yang berkunjung ke kawasan Pantai Mosing, Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parimo pekan kemarin. Pantai Mosing sebagai wilayah rutinitas Samsurizal Tombolotutu kurun setahun belakangan ini.

Baca: Wabup Parimo Tak Bisa Jawab Soal Aksi Bupati yang Mangkal di Pantai Mosing

Menyinggung standar ASN supaya bisa jadi kandidat Sekda, dibilang Samsurizal ada beberapa ketentuan. Diantaranya adalah kepangkatan, kemudian ASN terkait juga telah dua kali menduduki jabatan eselon II, alias dua kali menjadi kepala dinas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berbeda.

Standarisasinya jelas menurut Samsurizal. Termasuk untuk bisa tampil sebagai calon Sekda adalah psikotes. “Saya memberikan standar psikotes sebagai syarat tambahan. Jadi, semua memiliki peluang untuk jadi Sekda Parimo,” ucapnya.

Bupati yang sempat terlihat berpirang ketika ‘khusyu’ di Pantai Mosing, itu juga menyebut nama Adrudin Nur, Sakti Lasimpala, dan Zulfinahsran. Samsurizal bilang tiga orang ASN itu dianggap berpotensi menjabat Sekda Parimo ketika Ardi Kadir pensiun.

Saat ini, Adrudin Nur menjabat Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Sakti Lasimpala Kepala Inspektorat, dan Zulfinahsran Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).

Meski sudah mengungkap tiga nama, tapi Samsurizal tidak lantas menyebut spesifik sosok mana yang ia mau menduduki kursi Sekda pasca Ardi Kadir ‘cabut’ dari posisinya.

“Nanti dilihat dalam seleksi, biasanya psikologi orang akan berubah-ubah dalam seleksi psikotes,” ujar Samsurizal.

Ardi Kadir menjabat Sekda Parimo sudah hampir tiga kalender, 31 Juli nanti baru genap tiga tahun. Sebelum terposisikan jadi pembantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan dan koordinasi, Ardi Kadir lama menguasai kursi Kepala Dinas Pendidikan. Ia dilantik sebagai Sekda Parimo pada 31 Juli 2017, menggantikan Ekka Pontoh.

Kabar akan adanya pergantian Sekda di Kabupaten Parimo sudah terbit sejak menjelang akhir tahun 2019. Waktu itu nama Zulfinahsran sudah muncul sejak mencuatnya isu tersebut.*

Pos terkait

banner 728x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *