Warga Dusun IV Desa Ulatan Panik, Mereka Minta Jembatan

  • Whatsapp
Warga Dusun IV Desa Ulatan berusaha memperlebar aliran sungai memakai alat seadanya. Ini dilakukan lantaran sistem gorong-gorong di jembatan yang ada tak kuasa menahan volume debit air.

Penulis: Fadel

SEKILAS Berita Sulteng – Curah hujan yang tinggu, disertai banjir di mana-mana, bikin warga Desa Ulatan, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, merasa panik. Keresahan warga itu lantaran sungai yang terletak di Dusun IV sering tiba-tiba banjir kalau hujan lebat.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Kalau banjir, kuala setempat selain menggenangi pemukiman, juga menutup badan jalan. Akibatnya arus lalu lintas putus. “Dan itu tidak jarang terjadi,” kata seorang warga setempat saat air bah mulai memenuhi badan sungai pada Selasa 14 Juli. “Kami warga di sini takut, apalagi dulu di sini pernah terjadi banjir besar,” ucapnya.

Satu hal untuk mengatasi banjir banjir, dibilang warga, adalah jembatan. Katanya, bila dilakukan rehab terhadap jembatan maka kecil kemungkinan terjadi banjir lagi. “Kalau sudah direhap, tiada lagi penyumbatan di bawah jembatan,” pikirnya.

Dinilai warga bahwa jembatan saat ini pendek, sehingga sering terjadi penyumbatan ketika banjir. Dampaknya air meluap bahkan menyasar rumah warga.

Permintaan warga dusun tersebut sudah beberapa tahun diusulkan. “Kami sudah sering sampaikan aspirasi ini kepada pemerintah tapi sampai sekarang tiada tanggapan,” ungkap warga.

Pantauan Berita Sulteng, sejak beberapa hari terakhir ini warga di Dusun IV Desa Ulatan selalu disibukkan dengan luapan air dari aliran sungai mati yang tiba-tiba naik sampai ke badan jalan serta menggenangi rumah warga.*

Pos terkait

banner 728x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *