Aliansi Sausu Peduli Pungut Donasi untuk Korban Banjir di Sulawesi

  • Whatsapp

Penulis: Moh Faozan

PARIMO, Berita Sulteng– Mereka menyebutnya Sausu Peduli. Kumpulan ini merupakan gabungan dari beberapa organisasi asal Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang ikut andil membantu korban bencana alam banjir di sejumlah wilayah di daratan Sulawesi.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Wariman, yang dipercayakan sebagai koordinator aliansi Sausu Peduli dalam aksi tersebut menyebutkan bahwa komunitas itu tergabung Kelompok Pecinta Alam Waja Tuladenggi Indonesia (KPA-WTI), Sanggar Seni Sinestesia, Squad game online Nakula Warrior, Sausu Raya Alien, serta gabungan masyarakat yang menamai kumpulan mereka sebagai Bergerak Bersama Ummy Kalsum (BERGAUL).

Kata Wariman, kegiatan itu dilaksanakan atas panggilan jiwa terhadap korban bencana yang ada di Kabupaten Parimo, Morowali, bahkan korban bencana banjir bandang di Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penggalangan dana pada Minggu, 19 Juli, kata Wariman merupakan hari kedua. Hasil yang terkumpul hingga sore hari Rp8 juta lebih.

“Kalau hari pertama kemarin sasaran kami yaitu di Pasar Sausu,” ucap Wariman kepada Berita Sulteng usai menggalang dana.

Aksi kumpul donasi dihari kedua yang bertemakan Ngamen Donasi itu dilakukan dua kali yaitu, di pagi hari pukul 09.00-12.00 WITA, dan akan dilanjutkan pada sore hari hingga menjelang magrib.

Tidak hanya turun ke jalan kata koordinator Sausu Peduli itu, gabungan organisasi tersebut juga merencakan kegiatan lain seperti kumpul donasi door to door, penjualan sticker, bahkan akan melaksanakan turnamen amal game online.

“Pada intinya semua dana yang terkumpul nanti mengarah pada satu niatan yakni membantu saudara-saudara kita korban bencana alam di tiga wilayah,” sebut Wariman.

Terkait penyalurannya, Sausu Peduli memiliki target seminggu sekali untuk menyalurkan donasi yang berhasil dikumpulkan. Target utamanya adalah wilayah Parigi Moutong.

Harapan terbesar mereka, seluruh donatur ataupun para relawan dapat bersatu dalam mengumpulkan dana bagi koorban bencana alam di beberapa wilayah, agar bantuan yang diberikan tidak hanya berupa sembako dan pakaian, tapi juga bisa memberi sesuatu yang lebih dari itu.

“Kami ingin seluruh donatur dan juga relawan dapat bersatu agar bisa memberikan bantuan lebih, seperti membangun rumah bagi koorban yang kehilangan tempat tinggal, mengingat bencana dua tahun lalu banyak orang masih tinggal di pengungsian atau hunian sementara,” harapnya.*

banner 728x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *