Pembunuh Sadis di Sienjo sudah Tertangkap, Motifnya Karena Malu

Penangkapan Pelaku Pembunuhan sadis di Desa Sienjo, Parigi Moutong

Penulis: Basrul | Editor: Andi Sadam

PARIMO, Berita Sulteng – Tim Gabungan Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Sabtu malam 18 Juli 2020 meringkus pelaku pembunuhan terhadap kakak beradik di Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Kapolres Parimo AKBP Zulham Efendi Lubis mengklaim penangkapan terhadap MA alias AS dilakukan hanya durasi sekitar 30 jam setelah kejadian. Pelaku yang tidak lain adalah tetangga korban itu diringkus di seputaran pasar Toribulu sekitar jam 11 malam.

Menurut Zulham, penangkapan berdasarkan hasil pengembangan dari olah Tempat Kejadian Perkara serta dukungan masyarakat.

Diketahui, pada Jumat 17 Juli dua saudara kandung, Rara umur 16 tahun dan Imam, umur 11 tahun, meninggal dengan kondisi mengenaskan. Terkabar, Kakak beradik itu tewas akibat dibacok seorang lelaki yang diduga adalah tetangganya, di Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu.

Kronologi dihimpun Berita Sulteng, kejadian sekitar jam 07:00 malam. Pria yang disinyalir merupakan tetangga mendatangi rumah korban yang kemudian secara membabi-buta menebas tiga orang yang ada dalam rumah.

Aksi anarkis itu mengakibatkan Imim tewas di lokasi kejadian, sedangkan Rara menghembuskan nafas terakhir di RSUD Anuntaloko Parigi sekitar jam 11:00 malam. Sasaran amukan pria itu juga mengenai Nisma—Ibu korban. Nisma sedang mendapat perawatan di RSUD Anuntaloko.

Nisma ditebas pelaku di bagian perut. Sedangkan Imam mengalami luka iris di lehernya yang diduga digorok pelaku. Rara mengalami beberapa luka di bagian tubuh, diantaranya di kepala dan dada kiri. Baca: Pembunuhan Sadis di Sienjo Tewaskan Kakak Beradik, Pelakunya Tetangga

Saat ini, tersangka masih sedang menjalani pemeriksaan intensif di Markas Polres Parimo. Polisi sudah memperoleh kesaksian serta memegang alat bukti. Pelaku diancam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Pelaku juga terancam hukuman penjara seumur hidup. Motif pembunuhan sadis itu karena malu dan sakit hati.*

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) DISTRO? atau TOPI HIP HOP? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 30 September 2020.