Untuk Data Pemilih Berkualitas PKD Diajak Perketat Awasi Coklit

Penulis: Fadel | Editor: Andi Sadam

PARIMO, Berita Sulteng – Di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), persiapan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 Provinsi Sulawesi Tengah kini sudah masuk tahap Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih. Sabtu 18 Juli, pemantapan data daftar pemilih di kabupaten tersebut dilaksanakan di Kecamatan Tinombo.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Koordinator Divisi Pencegahan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Parimo, Fatmawati, menyebut bahwa durasi penyesuaian data selama sebulan, atau berakhir pada 18 Agustus bulan depan.

Hal ini disampaikan Fatmawati saat menyampaikan materi teknis pengawasan tahapan Coklit kepada 15 Pengawas Kelurahan Desa (PKD) jajaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tinombo. Dalam kesempatan itu juga Fatmawati menitip harapan kepada seluruh PKD supaya maksimal melakukan pengawasan sehingga data pemilih pada Pilkada 2020 berkualitas.

Kunjungan Fatmawati di Kecamatan Tinombo pada Kamis 16 Juli bertajuk supervisi pengawasan pemutakhiran data pemilih.

Demi maksimalnya data, jajaran PKD dihimbau aktif mengawasi Petugas Pemutakhiran Data Pemilu (PPDP) di lapangan dalam pencocokan data yang menerapkan sistem mengunjungi warga secara langsung atau dari rumah ke rumah (door to door).

“Setiap waktu PKD harus saling koordinasi dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap desa supaya bisa terawasi PPDP ketika bertugas di lapangan,” imbau Fatmawati.

Pengawasan yang dimaksud Fatmawati memastikan PPDP mendata pemilih yang masuk dalam Data Penduduk Potensial Pemilih (DP4). Bahkan PKD diperintahkan memantau PPDP  saat bertugas yang diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai Alat Pelindung Diri (APD), juga menjaga jarak. “Selain kita mengingatkan PPS dan PPDP, kita juga harus menggunakan APD dan masker sebagaimana protokol kesehatan,” tegasnya.

Dia juga bilang bahwa pengawasan yang aktif dan maksimal dilakukan oleh PKD akan berdampak pada data pemilih yang sesuai harapan, bahkan berkualitas dalam Pilkada nanti.

Pada kesempatan itu juga Fatmawati menyerahkan sejumlah APD kepada jajaran Panwascam Tinombo dan PKD.

Diketahui bahwa Pilkada serentak terjadwal tanggal 9 Desember tahun ini. Di Sulteng akan melaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2020-2025, sekaligus juga pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palu masa kerja 2020-2025. Namun khusus di Kabupaten Parimo, hanya akan melakukan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng.

Gerakan Coklit  di Tinombo Diawali Apel Bersama

Gerakan Coklit serentak di Kecamatan Tinombo diawali dengan menggelar apel bersama oleh seluruh jajaran lembaga pemilu di wilayah setempat, pada Sabtu pagi 18 Juli 2020.

Apel bersama itu dipimpin Ketua Divisi Program Data Komisioner KPU Kabupaten Parimo Sulfiana Dg Patanga, dihadiri seluruh jajaran PPK, PPS, Panwascam, PPDP, serta  PKD Tinombo.

Setelah apel bersama, Sulfiana langsung menyerahkan secara simbolis atribut dan kelengkapan alat kerja kepada PPDP yang akan bertugas melakukan Coklit data pemilih yang dimulakan pada 18 Juli hingga 13 Agustus mendatang.

Ketua PPK Tinombo, Sukardi Latake mengatakan PPDP yang direkrut telah diberi Bimbingan Teknis (Bimtek) guna memberikan pemahaman dalam melakukan tugas pencoklitan secara door to door.

Ketua Panwascam Tinombo, Khaerunisa Sulaeman mengungkapkan bahwa pihaknya juga mengerahkan sebanyak 15 PKD bertugas mengawasi tahapan Coklit tersebut.

“Kami selaku pengawas Pemilu ingin memastikan data pemilih Pilkada merupakan data yang berkualitas dan terhindar dari data ganda ataupun data yang kurang akurat,” ujarnya.*

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) DISTRO? atau TOPI HIP HOP? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 30 September 2020.