Pansus DPRD Sebut Ranperda Pelaksanaan APBD Parimo 2019 Masih Perlu Dikaji

  • Whatsapp
Paripurna internal, agenda laporan Pansus pembahasan APBD 2019 Kabupaten Parigi Moutong

Penulis: Basrul | Editor: Andi Sadam

PARIMO, Berita Sulteng –  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) tentang Laporan Hasil Kerja Panitia Khusus (Pansus) atas Ranperda  Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019, terpaksa ditunda. Pansus menyebut kalau laporan pelaksanaan masih harus dikaji lagi.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Saat paripurna internal pada Senin, 27 Juli 2020, tim dari wakil rakyat itu mengusul penjadwalan kembali agenda Paripurna agar digelar pada Selasa 4 Agustus 2020 mendatang. Di hari tersebut baru bisa disampaikan laporan hasil kerja anggota Pansus atas Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019.

Demi mendapat persetujuan, penetapan jadwal diserahkan ke Badan Musyawarah (Banmus) DPRD untuk disetuji.

Alasan bahwa pengkajian masih perlu dilakukan berdasarkan rapat internal Pansus maupun sharing pendapat bersama Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Hal itu dikemukakan Ketua Pansus, Wawan Setiawan saat paripurna internal Pansus.

Berbagai pertimbangan, termasuk melihat sisi perhitungan belanja sebesar Rp1,6 triliun. Atau dalam rincian, di antaranya terkait pembiayaan Rp58 miliar, penerimaan Rp12 miliar, ditambah lagi adanya pembiayaan anggaran silva Rp138 miliar.

“Untuk itu saya sebagai pimpinan Pansus memohon kepada Paripurna agar waktu pembahasan diperpanjang, sekaligus penjadwalan,” usul Wawan Setiawan dalam sidang yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Parimo, Sugeng Salilama.

Wawan menyebut, waktu pengkajian dan pembahasan yang diusulkan dianggap perlu demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, serta menjawab tuntutan perubahan secara efektif, efisien sebagaimana otonomi daerah. “Dan hal itu bisa diwujudkan jika bahan penyampaian pertanggungjawaban APBD tahun 2019 Kabupaten Parimo baik. Ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap masyarakat,” ujarnya.

Untuk diketahui, hari Selasa, 26 November 2019, DPRD menyetujui Ranperda APBD Kabupaten Parimo untuk tahun 2020 senilai Rp1,6 triliun. Paripurna yang belangsung malam hari itu dipimpin Ketua DPRD Sayutin Budianto, dihadiri 34 wakil rakyat, Sekda Parimo serta perwakilan hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Sebelum APBD sebanyak 1,6 triliun rupiah disahkan pada Selasa malam itu, sebelumnya rancangan APBD untuk tahun 2020 hanya Rp1,2 triliun. Karena adanya penambahan di porsi Dana Alokasi Khusus (DAK) sehingga merubah nilai menjadi Rp1,6 tiriun.*

banner 728x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar