Sepasang Suami Istri di Parigi Moutong Positif Corona

  • Whatsapp
ilustrasi Covid-19

PARIMO, Berita Sulteng – Sepasang suami istri yang baru menikah pada 27 Juli lalu, kini dikabarkan positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). ‘Penghuni’ rumah tangga baru yang bermukim di Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, dinyatakan positif berdasarkan Swab Test yang terbit pada Selasa, 11 Agustus 2020.

Dikutip dari siaran pers Diskominfo Kabupaten Parimo, juru bicara Covid-19, Irwan menuturkan, tanggal 6 Agustus 2020 telah dilakukan Swab test terhadap 19 orang yang diduga terpapar Covid-19. Hasil Swab tersebut keluar tanggal 11 Agustus 2020 (Selasa kemarin). Dari 19 orang, 17 dinyatakan negatif, sedangkan 2 orang dinyatakan positif terinfeksi corona.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

17 orang negatif itu berdomisili di Kecamatan Bolano Lambunu. Dan 2 orang lainnya yang terkonfirmasi positif berdomisili di wilayah Parigi Tengah.

Irwan menuturkan, 2 orang dinyatakan positif itu baru saja melangsungkan pernikahan di Provinsi Gorontalo—pria beralamatkan KTP Parigi Moutong sedangkan perempuan beralamat KTP Gorontalo.

“Dinyatakan positif yaitu laki-laki inisial AR umur 21 tahun dan perempuan bernisial FN usia 26 tahun. Keduanya pasangan suami istri yang telah melangsungkan pernikahan tanggal 27 Juli 2020 di wilayah Gorontalo,” ungkap Irwan.

Irwan menceritakan, tanggal 3 Agustus lalu ia dihubungi oleh yang bersangkutan karena kurang sehat dengan berbagai gejala, sehingga Irwan menyarankan kepada yang bersangkutan untuk melapor ke Dinas Kesehatan, Puskesmas atau rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.

“Perlu kami informasikan bahwa AR menghubungi kami karena merasa kurang enak badan, sehingga kami sarankan secepatnya dilakukan pemeriksaan. Dan setelah diperiksa hasilnya positif Covid,” ungkapnya.

Tim Covid-19 Kabupaten Parimo besok (Rabu, 13 Agustus) bergerak melakukan Swab test terhadap orang-orang yang telah kontak langsung dengan yang bersangkutan.

“Kami sangat perlukan informasi-informasi dari siapapun itu, untuk kita tindak lanjuti secepatnya karena informasi itu sangat bermanfaat buat kita semua, karena semakin banyak informasi kita repid, maka semakin bagus pencegahanya,” ujarnya.

Irwan mengatakan, pasangan suami istri tersebut telah diisolasi di gedung Diklat Parimo di Parigi, untuk penanganan lebih lanjut.

“14 hari kedepan kita akan melakukan Swab, mudah-mudahan cepat pulih. Semua yang kontak langsung dengan yang bersangkutan di Parimo akan dupayakan di-Sweb termasuk petugas kesehatan,” katanya.

“Kalau dihitung dari awal, Kabupaten Parimo sudah 4 orang dinyatakan Positif, tetapi 2 orang sudah sembuh total, dan 2 kasus baru saat ini sedang dalam perawatan medis,” jelas Irwan.*

Pos terkait

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.