Tim SAR Menyudahi Pencarian Nelayan Hilang di Parimo

  • Whatsapp
Usaha mencari Yusrin, nelayan hilang di perairan Teluk Tomini

PARIMO, Berita Sulteng – Usaha mencari nelayan asal Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang terlapor hilang, hingga hari Jumat, 14 Agustus 2020 belum berhasil. Meski gagal dalam misi, gabungan Tim SAR menyudahi operasi.

Selain sudah berdasarkan ketentuan, lantaran tiada tanda-tanda, jadi pegangan Tim SAR menyudahi misi. Meski begitu, tim pencari yang dikomandoi Basarnas Palu menetapkan status Dalam Pencarian (DP) terhadap nelayan bernama Yusrin—penduduk Desa Ampibabo Timur.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

“Kami sudah melakukan pencarian selama beberapa hari tapi hasilnya tetap nihil. Maka sesuai Standar Oprasional Prosedur (SOP) pencarian ditutup,“ kata Moh Samsul Afandi, Ketua SAR Songulara Parimo, Jumat siang.

Dijelaskan Daeng Ancu—sapaan akrab Moh Samsul Afandi, penutupan tersebut tidak bersifat permanen menurut sistim pertolongan bagi Tim SAR. Sewaktu-waktu ada informasi terkait nelayan berumur 50 tahun itu, tim akan sigap mengevakuasi. “Dan untuk tiga hari kedepan akan tetap ada pemantauan,” jelas Ancu kepada Berita Sulteng.

Diketahui, Yusrin pergi melaut di perairan teluk tomini sejak 7 Agustus 2020, star jam 10:00 pagi Waktu Indonesia Tengah. Adanya dugaan kalau Yusrin hilang lantaran perahu yang ia tumpangi memancing ditemukan nelayan lainnya. Perahu itu ditemukan di wilayah laut Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar.

Dalam misi melacak Yusrin, kelompok Tim SAR tergabung dari Basarnas, Pol Airud Polres Parimo, Direktorat, Pos AL, BPBD, Babinsa Ampibabo, Bhabinkamtibmas Ampibabo, SAR Songulara, Tagana, serta Camat Ampibabo dan Kepala Desa yang diikuti sejumlah warga setempat.

Pos terkait

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.