Pemdes Bambalemo Kembali Porsikan BLT Teruntuk 100 KK Terdampak Corona

  • Whatsapp
Kades Bambalemo, Irvan Adnan menyerahkan BLT kepada KK penerima, Kamis, 3 September 2020.

PARIMO, Berita Sulteng – Tiga tahap penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak pandemi Covid 19 tuntas terlaksana di Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Kini, penyaluran tahap satu BLT gelombang kedua kembali tersalur ke penduduk desa tersebut.

Oleh Pemdes Bambalemo memporsikan bantuan itu kepada 100 KK. Masing-masing KK diberi uang tunai senilai 300 ribu rupiah. Penyaluran terlaksana pada Kamis, 3 September 2020.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Kepala Desa Bambalemo, Irvan Adnan mengungkap kalau total anggaran terporsi untuk BLT gelombang dua ini sebanyak 90 juta rupiah. Uang sebanyak itu ‘dipetik’ dari Dana Desa (DD), sebagaimana program kementerian sejak pandemi Covid 19.

“Pembagian BLT ini merupakan program lanjutan Kementrian Desa. Pembedanya Cuma nilai. Untuk sumber anggaran tetap sama yakni dari DD,” kata Irvan.

Kebijakan Kementerian untuk BLT gelombang dua ini nilainya 900 ribu rupiah per KK penerima, dengan metode tiga tahap penyaluran—Rp300 ribu per tahap.

Diketahui, BLT gelombang pertama memporsikan dana sebesar Rp1.800.000 per KK penerima, dengan pola penerimaan dilakukan tiga tahap, atau Rp600 ribu per tahap.

Tentang jumlah penerima di Desa Bambalemo, baik BLT gelombang pertama maupun kedua tiada perbedaan angka, yaitu tetap 100 KK. Hanya saja menurut Irvan, ketika dilakukan evaluasi, terjadi pergantian ‘pemain’.

“Menurut pemantauan Tim Gugus Covid 19 Desa Bambalemo, ditemukan beberapa masyarakat mengalami peningkatan ekonomi. Dengan begitu, mereka tidak masuk lagi dalam table penerima kali ini, sehingga dimasukan penerima baru. Dan prosesnya berdasarkan kriteria penilaian,” katanya.

Diungkap Irvan, dari beberapa penerima yang diganti, salah satunya adalah juru foto. Dimana saat ini para fotografer sudah mendapat job foto. “Kalau di waktu awal-awal pandemi Covid 19, rata-rata fotografer tidak bisa menghasilkan uang. Ekonomi mereka memperihatinkan sekali,” ungkap Irvan.

Selain tukang foto, para sopir angkutan umum juga masuk kategori paling terdampak, karena sepi penumpang. “Alhamdulillah sekarang sudah mulai rame lagi penumpang taksi. Jadi, itulah alasan hingga digantikan kepada masyarakat yang dianggap lebih layak lagi menerima BLT gelombang kedua ini,” ujarnya

Disinggung rencana penyaluran tahap dua BLT kali ini, Irvan menyatakan berupaya menyalurkan lagi dalam waktu yang tidak terlalu lama. “Untuk tahap kedua dan ketiga akan dilaksanakan secepatnya, paling minggu depan,” janji Irvan.

Sebagaimana keinginan pemerintah, BLT itu diharap bisa menopang ekonomi penduduk yang dihantam wabah corona virus disease 2019 atau biasa disebut Covid 19.

“Mudah-mudahan BLT gelombang kedua ini bisa membantu warga dalam kebutuhan. Lebih-lebih lagi hingga peningkatan prekonomian,” harapnya.

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.