Ada yang Unik di Pantai Pelangi Siavu, Tiada di Destinasi Lain

  • Whatsapp
Pantai Pelangi Siavu
Obyek wisata Pantai Pelangi Desa Siavu yang menjajakan ragam jenis kuliner andalan.

PARIMO, Berita Sulteng – Ada yang unik di Pantai Pelangi Desa Siavu, Kabupaten Parigi Moutong. Hal menarik ini muncul dari konsep pengembangan pemerintah desa setempat, lewat ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Istilah simbiosis, berlaku di sana. Keuntungan secara langsung cukup dirasakan warga lokal yang terlibat.

Tidak hanya warga lokal, wisatawan yang datang ke destinasi wisata pantai ini juga gak bakalan rugi. Apalagi bagi petandang yang cinta kuliner, hmmm,,, bisa-bisa kecanduan main ke sana. Ya, itu karena sajian kulinernya yang beraneka ragam. Untuk rasa, tinggal pilih sesuai kemauan lidah.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Untuk bisa menemui keunikan di lokasi wisata Pantai Pelangi, tidak tiap hari, alias ada hari-hari tertentu. ‘Penampakan’ itu hanya bisa dijumpai dua kali dalam sepekan, tepatnya hari Rabu dan Sabtu hingga malam. Cocok sekali bagi yang mau ber-Malming.

Pantai ini memang sering dikunjungi orang-orang yang hendak bersantai. Adanya pengembangan lewat program pemerintah desa, bersama masyarakat, jadilah Pantai Pelangi seperti sekarang ini. Terhadap apa yang ada di sana, boleh dikata tidak dijumpai di pendaratan wisata lain.

Letak tepatnya, Pantai Pelangi secara administrasi berkedudukan di Dusun IV Desa Siavu, Kecamatan Tinombo. Dari Kota Parigi—Ibukota Kabupaten Parimo, jaraknya sekitar 70 kilometer, atau hampir dua jam pejalanan kendaraan bermotor. Kalau dari Kota Palu—Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, perlu menempuh 413 kilometer, dengan durasi tempuh kendaraan kira-kira 200 menit lebih, atau 4 jam-an.

Di Pantai Pelangi, setiap hari Rabu dan Sabtu sore ramai dikunjungi. Di saat-saat itu hadirin pasti menjumpai hamparan menu makanan, alias kuliner. Untuk bisa menikmati, selain harganya murah meriah, pengunjung tinggal pilih sajian apa yang dikehendaki lidah, kemudian pesan, tunggu sejenak, cusss… santap!

Sajian kuliner tersebut adalah bagian dari pasar kuliner yang dilaksanakan oleh kelompok PKK Desa Siavu, bekerjasama dengan pemerintah desa. Konsep ini sengaja dibuat di pantai itu, salah satu alasannya karena persinggahan itu masih tergolong destinasi wisata baru di Kecamatan Tinombo.

“Semua kuliner yang dijual di sini adalah produk dari masyarakat Desa Siavu. Hasil buatan ibu-ibu yang hobi memasak,” kata Hennyawati I Malela, Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Siavu.

Penjelasan Hennyawati, banyak harapan tersisip dalam konsep pengembangan obyek wisata tersebut. Selain berorientasi pemberdayaan dan pengembangan kreatifitas di bidang masak-memasak, pasar kuliner itu juga sebagai upaya mempopulerkan obyek wisata Pantai Pelangi.

Menyinggung stok kuliner sajian, Hennyawati menyebut banyak jenis-jenis menu yang tersedia. Mulai dari kuliner daerah hingga yang umum terkenal. “Di sini ada jual binte, nasi kuning, jagung rebus, bahkan yang mau cari salad buah juga ada. Jadi silahkan datang ke sini sambil bersantai di Pantai Pelangi,” ujar Henyyawati saat bincang bersama Berita Sulteng pada Senin, 7 September 2020.

Menyangkut kondisi dan kebutuhan, ternyata masih terdapat banyak keperluan fasilitas di lokasi itu. Wakil Ketua PKK Desa Siavu Eny Wijiastuti mengatakan kalau pasar kuliner yang mereka gelar ini masih membutuhkan beberapa sentuhan lagi.

“Kami masih butuh tempat jualan yang dilengkapi meja dan payung, sehingga pengunjung lebih nyaman,” katanya.*

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.