Bantu Pemulihan Pasca Bencana, Dinas PUPRP Bentuk Tim

  • Whatsapp
Jalan Pantambe Putus
Jalan Patambe Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong yang putus total gara-gara banjir bandang pada Senin malam, 7 September 2020.

PARIMO, Berita Sulteng – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah membentuk tim pembantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. 

Pasukan dari Dinas PUPRP itu bertugas meringankan urusan BPBD terkait penanganan pasca bencana di Kabupaten Parimo. 

Bacaan Lainnya

banner 970x90

“Saya telah berkoordinasi dengan semua pejabat di dinas ini, terkait langkah-langkah penanganan yang akan dilakukan, termasuk membantu BPBD dalam pemulihan pasca bencana,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRP Parimo, Rivai, dilansir PUPRP onlinewebsite informasi Dinas PUPRP Kabupaten Parimo. 

Konsep baku bantu ala Dinas itu muncul setelah beberapa wilayah di Kota Parigi ditimpa bencana. Desa Bambalemo salah satunya. Dimana pada Senin malam, 7 September baru-baru ini desa itu disapu banjir bandang. Akibatnya sejumlah infrastruktur rusak parah. Tidak hanya merendam dan merusak pemukiman penduduk, terjangan air juga membuat ruas jalan Pantambe di Desa Bambalemo putus total. 

Baca: Banjir Picu Puluhan KK di Bambalemo Cabut Mengungsi 

Diketahui bahwa jalan yang merupakan salah satu akses menuju SMK Negeri 1 Parigi tersebut merupakan aset daerah yang masuk daftar tanggung jawab Dinas PUPRP. Termasuk beberapa fasilitas rusak lain di sejumlah wilayah di Parigi. 

Sebab kerusakan itu sebagai dampak bencana sehingga dalam pendataan demi penanggulangannya menuruti BPBD. Dengan begitu Dinas PUPRP hanya bersifat membantu.

“Kita akan bentuk tim untuk membantu BPBD menghitung kerugian dari kerusakan atas putusnya jalan di SMK Bambalemo. Tugas kita mem-back up BPBD,” ungkap ASN bergelar Magister Sains itu. 

Terhadap jembatan Baliara yang patah gara-gara banjir beberapa bulan lalu, dibilang Rivai sudah dimasukan dalam daftar eksekusi.

“Kita akan segera melakukan pembongkaran jembatan Baliara yang rusak pasca banjir beberapa waktu lalu. Kesimpulan sehingga harus segera membongkar jembatan besi itu sebagai solusi agar tidak terjadi kerusakan yang lebih serius lagi,” katanya. 

Menyikapi kondisi sungai Baliara yang makin terkikis pasca beberapa kali dilalui banjir, Rivai menyebut kalau hal itu telah ditindaklanjuti oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA). Bahkan utusan bidang tersebut sudah meninjau lokasi. Katanya, nanti bersama BPBD Dinas PUPRP melakukan penanganan, secepatnya.* 

Pos terkait

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.