FTBM Parimo Luncurkan 7 Buku di Hari Aksara Nasional

  • Whatsapp
Luncurkan 7 Buku
Peluncuran 7 Buku karya anak daerah di Hari Aksara Nasional, 9 September 2020 di Parigi Moutong.

PARIMO, Berita Sulteng – Pegiat literasi yang ada di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM), tanggal 9 September meluncurkan 7 buka bacaan karya anak daerah. Launching berlangsung di ruang baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

Ketua FTBM Parimo, Devi Artini Uga mengungkap kagum, mengapresiasi karya anak daerah yang berhasil melahirkan buku-buku yang kini diluncurkan. Devi meyakini kalau semua melalui proses panjang. Dengan begitu, dia bersyukur bahwa semua mampu melewati tahapan.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Adalah semangat demi menumbuhkan minat baca yang jadi salah satu mesin pendorong 7 buku kini diluncurkan, tepat pada peringatan Hari Aksara Nasional, Rabu, 9 September 2020.

“Melalui momen Hari Aksara Nasional ini FTBM Parimo mencoba mempersembahkan karya mereka (para penulis) yang walaupun sebenarnya belum layak di katakan sebagai buku, tapi paling tidak sudah berani untuk maju satu langkah dari budaya tutur menjadi budaya tulisan,” ucap Devi.

Lanjutnya, dimana kita ketahui bersama bahwa minat baca di Parimo sangat rendah, sehingga dengan kegiatan launching buku dan beda buku ini, bisa mengubah kebiasaan masyarakat yang dulunya jarang berliterasi sampai rajin berliterasi sehingga bisa menjadi ritual atau kebiasaan yang akan disaksikan pada masa-masa mendatang.

“Ini sangat berkesan karena mampu melahirkan seorang penulis cilik dari Desa Pombalowo, Bernama Nona Tanamal. Gadis kecil ini sudah memiliki keberanian menulis dan membukukan karyanya ke atas kertas,” puji Devi.

Kepada guru inspirasi, Pardin Salam, dan Apoteker, Devi juga memuji.

Buku yang diluncurkan sebanyak 7 buku, diantaranya Buku Antologi Puisi dan Komik Bergambar dari Pardin Salama, Catatan Harian dari Nona Tanamal dan juga cerita berseri Apoteker dari Miranda Rahayu Lestari dan juga cerita bergambar berbahasa Lauje dari saya sendiri.

Devi menambahkan, buku-buku itu mendaptakan respon baik dari kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Kesehatan sehingga bersepakat untuk memasukkan semua buku-buku hasil tulisan dari anak daerah ke seluruh sekolah di Parimo, sebagai wujud nyata gerakan literasi sekolah.

“Ini akan di MoU-kan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sehingga kami betul-betul sangat terbantu. Dari FTBM berterimah kasih sekali kepada Kepala Dinas Pendidikan yang sudah mensukseskan gerakan literasi sekolah dengan memasukkan bahan bacaan di luar buku pelajaran ke sekolah-sekolah,” ujarnya.

FTBM juga menargetkan minimal 10 cerita Rakyat dan Antologi Puisi  dari anak-anak Parigi Moutong untuk di Bukukan di tahun 2021

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.