Transaksi ‘Lendir’ Hingga Praktik Judi Masih Eksis di Tondo Kiri

  • Whatsapp

Sumber: Portalsulawesi.Id | Editor: Andi Sadam

PALU, Berita Sulteng – Praktik prostitusi hingga kini diduga masih sering berlangsung di lingkungan eks lokalisasi Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Padahal, kompleks yang terkenal dengan istilah Tondo Kiri itu oleh Pemerintah Kota Palu telah dinyatakan ditutup.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Kabarnya, selain transaksi esek-esek, aktifitas judi kerap juga dilakukan di Tondo Kiri. Salah satu perbuatan judi yang diduga masih eksis di tempat itu adalah sabung ayam.

Kasus ini terinfo dari Julianer, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Sulteng. Katanya, di lokasi tersebut selain adu ketangkasan unggas, juga ada permainan dadu dan bola- bola.

Julianer mengungkap kalau informasi tentang masih berlangsungnya transaksi ‘lendir’ hingga praktik judi di Tondo Kiri banyak orang tau, bahkan secara luas. Tapi, upaya penegakan sanksi dari pihak yang menangani seakan tidak serius. Baik pemerintah maupun penindakan hukum dari kepolisian.

Padahal, menurut Julianer, lokasi prostitusi dan tengara main judi yang intens dimainkan di pemukiman bekas lokalisasi itu tidak terlalu jauh dari markas Polisi Sektor Palu Timur.

Hal paling memancing kritikan dari LBH Sulteng, dibilang Julianer, adalah dugaan perdagangan manusia (trafficking). Dia menyebut bahwa salah satu pemicu sehingga masih berkembangnya Pekerja Seks Komersial (PSK) karena adanya trafficking. “Terhadap PSK juga sering terjadi kekerasan,” uncap Julianer.

Dugaan eksisnya transaksi jual diri di Tondo Kiri melahirkan spekulasi ‘tak sedap’ teruntuk ‘bapak’ penegak hukum. Ditengarai praktik haram tersebut dipelihara oknum tertentu—dibekingan oknum aparat. Turut pula pihak-pihak yang diharap bisa jadi corong informasi demi penuntasan aktiftas terlarang itu diduga ikut terlibat mendiamkan praktik melanggar hukum di eks lokalisasi.

“Semua (oknum tertentu) ada jatahnya. Pokoknya merata,” begitu diungkap salah seorang sumber Portalsulawesi.Id.

Kondisi ‘legalnya’ dugaan praktik judi maupun transaksi plus-plus di Tondo Kiri, diharap mendapat ‘lirikan’ dalam penanganan penegakan hukum oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulteng yang baru ini. “Mudah-mudahan persoalan di eks lokalisasi Tondo bisa diatasi dan ditangani serius oleh Bapak Kapolda saat ini,” harap MA—inisial sumber.

Teruntuk Kepala Kepolisian Resort Kota Palu, MA juga menitip harapannya. “Kepada Kapolres Palu yang baru semoga bisa bersikap tegas dalam memberantas penyakit masyarakat khususnya perjudian di Kota Palu, sebab ini berpotensi menciptakan kerawanan sosial dan peluang kejahatan di sekitar lokalisasi ini,” ucapnya.*

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.

2 Komentar