Disdikbud Parimo Waspadai Kemunculan Honorer Siluman

  • Whatsapp

PARIMO, Berita Sulteng – Tidak mau kecolongan dengan kemunculan tenaga honorer ‘siluman’, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah berlakukan metode ketat dalam pengangkatan Honorer Daerah (Honda).

“Dalam pengangkatan Honda tahun ini menggunakan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hal itu untuk menghindari tindakan oknum yang memasukan Surat Keputusan Pemerintah Daerah fiktif, alias honorer ‘siluman’,” kata Kepala Bidang Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Parimo, Sunarti Masanang, belum lama ini.

Bacaan Lainnya

banner 970x90

Berlakunya sistem penggunaan Dapodik sehingga Dinas tidak lagi meminta usulan dari sekolah dan Koordinator Wilayah menyangkut tenaga honor. “Mulai tahun ini akan menarik langsung data dari sistem Dapodik. Guru honor yang datanya valid sejak 30 Desember 2019, itulah yang boleh mendapatkan SK Bupati,” ungkap Sunarti.

SK tersebut sebagai landasan honorer memperoleh  Honda dan pembiayaan melalui dana BOS, serta beberapa bantuan lain,” katanya.

Terhadap guru yang baru setahun mengabdi sebagai honorer, belum bisa memperoleh SK Bupati. Guru terkait boleh di-SK-kan setelah setahun kemudian, atau sesudah sistem data dinyatakan valid.

Pengangkatan tenaga Honda lewat Dapodik demi mengetahui keaktifan guru, berdasarkan beban mengajar atau jumlah jam yang diberikan. Apabila dalam sistem tidak mencukupi standar maka dipastikan guru yang bersangkutan tidak valid.

“Bila data dalam sistem menyatakan waktu mengajar cukup, secara otomatis honorer terkait dibutuhkan,” ujarnya, sembari mengungkap kalau salah satu pemicu data invalid adalah jumlah tenaga pengajar di sekolah yang melebihi kuota.

Dengan metode baru yang bersifat mewaspadai kemunculan honorer ‘siluman’, diharap melahirkan tenaga pendidik yang jujur dan berkualitas. Bahkan cara ini diyakini sebagai upaya memutus akses oknum-oknum yang berniat memanfaatkan kesempatan demi mendapat untung.

Hal yang bikin tergiur oknum-oknum sehingga nekat menerbitkan data bajakan, lantaran nilai penghasilan jika terangkat dalam Honda. Tunjangan didapat tidak hanya bersumber dari APBD, tapi juga APBN.

Terungkap, lahirnya kebijakan memakai metode berdasar pada Dapodik karena pernah ada temuan oleh tim pemeriksa. “Makanya kita rubah berdasarkan sistem yang akurat,” jelas Sunarti.

banner 728x130

MAU KAOS KEREN? atau HOODIE JUMPER (SWEATER) Distro? atau TOPI CASUAL? Cukup tinggalkan komentar, dan bagikan Artikel-Artikel terbitan Beritasulteng.com. Cenderamata diserahkan ke penerima terpilih pada 10 November 2020.