Usulan Sapras Sekolah Berkiblat ke Dapodik

Penulis: Moh Aksa | Editor: Andi Sadam

PARIMO, Berita Sulteng– Instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bahwa Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang sebagai bank data satuan pendidikan, jadi salah satu pengusulan Sarana dan Prasarana Sekolah (Sapras).

Bacaan Lainnya

Ini dikemukakan Kabid Manajemen SD Disdikbud Parigi Moutong, Intjepina, kepada sejumlah pemedia baru baru ini.

Menurut Intjepina, berdasarkan intruksi tersebut, Disdikbud Parimo mengingatkan satuan pendidikan pengusul Sapras jenjang SD harus berdasarkan Dapodik.

“Proses pengusulan Sapras tidak lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, namun saat ini harus dilakukan berbasis Dapodik,” ujarnya.

Ia mengingatkan, sekolah dalam penginputan data Sapras harus berdasarkan kondisi dilapangan, seperti kebutuhan ruang kelas belajar, perpustakaan serta saran pendukung lainnya.

Ia mencontohkan, seperti beberapa sekolah lainnya yang mengusulkan berdasarkan proposal yang dimasukan ke dinas tidak sesuai Dapodik.

“Dilapangan memang kebutuhan sekolah sesuai usulan Mereke di dinas, tetapi kementerian melihatnya di dapodik tidak sesuai, sehingga akan susah untuk terealisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejauh ini beberapa sekolah yang sesuai dengan ketentuan telah direalisasikan tahun 2020, dan telah dilaksanakan pekerjaannya saat ini.

“Untuk SD sebagian telah dilaksanakan pekerjaan dibeberapa sekolah,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *