Memiliki Potensi Tambak, Parimo Jangan Jadi Penonton

Sumber : Dinas Kominfo Parimo

BERITA SULTENG – Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong diminta tidak hanya menjadi penonton saja, dalam pengembangan tambak di wilayah tersebut. Pasalnya, potensi tambak diwilayah tersebut mencapai 10.000 hektar.”Kabupaten Parigi Moutong salah satu potensi laut. Ini potensi cukup luar biasa dengan garis pantainya 472 kilo meter,”ungkap Kepala Pusat Pendidikan  Kelautan dan Perikanan (Kapusdik KP) Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Dr. Bambang Suprakto A.Pi, S.Pi, MT, saat meresmikan Kelas Pendidikan Vokasi Rintisan Akademi Kominitas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parigi Moutong, belum lama ini.Dia mengatakan, potensi lahan tambak di Kabupaten Parigi Moutong lebih dari 10.000 hektar, dan itu dinilainya sangat menajubkan.Olehnya kata dia, dengan adanya kelas vokasi Akademi Komunitas KP di Parigi Moutong yang terus diperjuangkan yang bisa mencapai Politeknik KP. Maka Taruna Taruni yang dididk, bisa menjadi tenaga profesional dan berkompoten. Sebab, belajar Budidaya tambak intensif itu adalah hal terpenting, sehingga nantinya Taruna Taruni setelah tamat bisa berwirausaha dan pengembangan tambak dapat terus berlanjut. “Anak anak inilah yang kita didik dan kita latih menjadi orang orang profesional. Orang orang yang kompoten. Berwirausaha tambak bukan hanya lima tahun tapi lebih dari itu. Bahkan, tiga tahun saja sudah kembali modal,”Kata dia. Bambang Suprakto juga berharap, bisnis usaha tambak yang dibangun para investor bukan hanya tiga tahun atau lima tahun, tetapi bagaimana usaha tersebut lebih dari sepuluh tahun. “Harapan kita seperti itu, dan tentu konsep kita menjadi strategis dan anak anak kita menjadi terdidik dan terlatih. Harapan kita juga, anak-anak kita jangan jadi penonton, karena berinvestasi di tambak intensif itu besar dan mahal. Tetapi kalau ini koperatif, itu semua bisa dijalankan dengan baik,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *