Dilantik, Para Pejabat Diminta Tidak Saling Menjatuhkan

Ilustrasi

Sumber : Dinas Kominfo Parigi Moutong

PARIMO, BERITA SULTENG– Puluhan pejabat dilingkup Pemerintahan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) kembali dilantik oleh Bupati H. Samsurizal Tombolotutu, yang berlokasi di Pantai Lolaro Tinombo, Senin (15/3).

Bacaan Lainnya

Para pejabat tersebut, merupakan pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Eselon II b dan Pejabat Administrator Eselon III a dan III b.

Sebanyak delapan pejabat JPT yang dilantik untuk menduduki kursi kosong dimasing-masing OPD, mereka adalah Hendra Bangsawan, ST, M.Si dilantik  sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Elen Ludia Nelwan SSos MKes sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Dra. Alina Deu MSi sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata. Mohamad Nasir SPi MSi jabatan baru Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.

Pelantikan | Foto : Istimewah

Kemudian, Sofiana SE MAP yang Sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Enang SSos, sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Drs Aminudin dilantik Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Serta Irwan SKM MKes, menjabat Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Parigi Moutong.

Sementara puluhan pejabat administrator dilantik untuk menduduki jabatan Sekretaris Dinas, Kepala Badan, Kepala Bidang dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Serta, Camat dan Sekretaris Camat dibeberapa kecamatan di Kabupaten Parimo.Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu berharap, para Pejabat yang baru dilantik agar tidak saling menjatuhkan atau saling menjelekkan satu sama lain.

“Seperti para Camat. Saya harap Camat tidak usah saling menjelek-jelekan. Apa yang baik yang sudah dikerjakan Camat sebelumnya kalau bisa dilanjutkan. Kalau tidak bisa dilanjutkan, buatlah program baru yang disenangi oleh masyarakat,”tandasnya.

Dia menambahkan, para pejabat yang baru dilantik harus banyak banyak bersyukur. Sebab, seluruh keputusan datangnya dari Allah SWT bukan dari Bupati yang hanya digerakan hati dan tanganya untuk memilih siapa yang menjadi pemimpin atau pejabat.

“Kita harus mensyukuri bahwa semua ini adalah keputusan dari Allah SWT. Bukan keinginan Bupati, Sekda atau lainnya, semuanya itu adalah keputusan dari sang maha kuasa. Saya hanya digerakkan tangan untuk melaksanakan pelantikan dan menunjuk  si A dan si B untuk menjabat. Itu semua amal saudara berdoa kepada Allah SWT,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *