Penyelesaian Jembatan Lemusa-Olobaru, Dianggarkan Tahun ini

Penulis : Novita | Editor : Moh. Faozan

PARIMO, BERITA SULTENG– Proyek pembangunan jembatan Lemusa-Olobaru di Kecamatan Parigi Selatan yang sempat mangkrak, akhirnya tahun ini dianggarkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Zalzulmida A. Djanggola mengatakan, proses pembangunan jembatan Lemusa-Olobaru pada tahun 2019 kemarin. Hanya saja, karena faktor alam yang terjadi mengakibatkan, proses pembangunan tidak dapat dilanjutkan.

Dia menuturkan, pembangunan jembatan Lemusa-Olobaru tersebut sebelumnya merupakan aspirasi masyarakat setempat, saat pihaknya melaksanakan kegiatan Reses. Serta telah direalisasikan, dalam bantuan hibah pemerintah provinsi ke Kabupaten Parimo.

“Itu karena faktor alam, seharusnya sudah selesai. Makanya saya rencana juga mau cari tahu soal itu, bagimana progresnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Parimo, Faisan Badja mengatakan, anggaran kelanjutan pembangunan jembatan itu telah dianggarkan pemerintah daerah di tahun 2021 ini. Rencananya kata dia, ketika proses anggaran telah selesai, proses pelaksanaan pengerjaan akan mulai dilakukan.

“Kemarin memang jembatan itu ada bantuan hibah dari provinsi sekitar Rp4 miliar lebih. Tahun ini sudah disahuti pemerintah daerah dan dianggarkan sebagai dana pendamping,” jelasnya.

I Wayan Mudana, Kabid Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Parimo yang dihubungi Berita Sulteng via WhatsApp, turut membenarkan hal itu. Dia mengatakan, sebenarnya alokasi anggaran sebelumnya, bisa menyelesaikan pembangunan jembatan Lemusa-Olobaru, sehingga dapatkan difungsikan masyarakat setempat.

Namun kata dia, karena terjadinya bencana beberapa waktu lalu, membuat pihaknya harus membangun abutment lagi, akibatnya anggaran yang ada terserap seluruhnya.

“Rencananya memang fungsional, tapi tertunda karena kita bangunkan abutment lagi, sehingga tersedot kesana,” ungkapnya. Dia menambahkan, pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,6 miliar bersumber dari APBD, untuk lanjutan pembangunan.

Untuk proses kata dia, pihaknya telah melaksanakan lelang, serta menetapkan pemenang tender, dan dalam waktu dekat akan dilaksanakan penandatangan kontrak.

“Pelaksanaan penyelesaian pembangunan kurang lebih enam bulan lamanya. Alokasi dana sebesar itu, sudah seluruhnya sampai dengan jembatan itu bisa difungsikan. Kalaupun seperti Bronjong, dan pengaman jembatan akan dialokasikan pada penganggaran berikutnya,” jelasnya.

Dia berharap, mitra kerja pada proses kelanjutan pembangunan jembatan tersebut, dapat bekerja maksimal seperti apa yang direncanakan. Sehingga, masyarakat Lemusa-Olobaru yang telah mengidam-idamkan jembatan itu, dapat mengaksesnya tahun ini.

“Kami berharap masyarakat juga tidak mudah percaya isu-isu diluar, yang menyatakan kalau jembatan itu akan terbengkalai atau tidak akan dibangun kembali, karena tahun ini sudah kami anggarkan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *