Pemberhentian Sementara Sugeng Salilama, PDIP Diminta Segera Ambil Sikap

H. Suardi, Ketua Badan Kehormatan DPRD Parimo. (Foto/Istimewah)

Penulis : Novita | Editor : Moh. Faozan

PARIMO, BERITA SULTENG – Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi tengah, meminta PDIP untuk segera mengambil sikap terkait surat pemberhentian sementara Sugeng Salilama dari jabatannya, karena sedang menjalani proses hukum terkait kasus dugaan tindakpidana korupsi.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan Ketua Badan Kehormatan DPRD Parimo, H. Suardi, yang dihubungi Berita Sulteng via telpon genggamnya, Jumat (26 Maret 2021). Dia mengatakan, telah menerima surat dari Gubernur Sulteng, yang isinya menyatakan Sugeng Salilama diberhentikan sementara sebagai anggota legislatif Kabupaten Parimo.

Sehingga, berkaitan dengan berbagai tunjangannya sebagai Wakil Ketua DPRD, harus diberhentikan. Begitu juga dengan berbagai fasilitas, seperti rumah jabatan dan mobil dinasnya, tidak dapat lagi digunakan.

“Artinya kan sudah ada surat dari Gubernur, setelah itu mereka diberhentikan sementara. Jadi tunjangan-tunjangan dan lain sebagainya, diberhentikan. Hanya terima gaji pokok saja. Pemberhentian sementara itu sifatnya keseluruhan, sebagai anggota,” jelasnya.

Olehnya kata dia, untuk mengisi kekosongan tersebut PDIP harus segera menyikapi hal itu, dengan menunjuk siapa calon pengganti sementara untuk di usulkan ke lembaga DPRD Parimo.Nantinya, usulan partai itu akan kembali diusulkan DPRD ke Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.

“Harusnya sesegara mungkin, agar tidak terjadi kekosongan dalam hal itu. Tapi kembali tergantung partainya, sampai sekarang ini PDIP belum mengeluarkan nama itu,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Sugeng Salilama anggota DPRD Kabupaten Parimo seakan enggan mengomentarinya. Dia mengatakan, tidak bisa berbicara karena hingga saat ini belum menerima surat itu.

“Tanya sama Pak Ketua DPRD. Kalau dari partai, saya belum terima info,” tandasnya mengakhir percakapan via telpon genggamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *