Pemberihentian Sementara Sugeng Salilama, PDIP Belum Bersikap

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Parimo, Alfred Tonggiro. (Foto : Istimewah)

Penulis : Novita | Editor : Moh. Faozan

PARIMO, BERITA SULTENG– Hingga kini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah, belum juga mengambil sikap berkaitan dengan dilayangkannya surat pemberhentian sementara Sugeng Salilama dari jabatannya, karena sedang menjalani proses hukum atas dugaan tindakpidana.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Parimo, Alfred Tonggiro, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Parimo, saat dihubungi Berita Sulteng via telpon genggamnya, Sabtu (27/3). Dia mengatakan, sikap pihak partai terkait dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Sugeng Salilama, tentunya sangat menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Dia bilang, jika kemudian telah dilayangkan surat pemberhentian sementara Sugeng Salilama, dari Gubernur Sulawesi Tengah, tentunya telah sesuai dengan aturan yang diatur perundang-undangan, dan sifatnya sementara.

“Tentunya partai menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Kalau toh, surat dari Gubernur tentu berdasarkan undang-undang, sifatnya sementara,” ujarnya.

Hanya saja kata dia, terkait pengusulan nama pengganti sementara, pihak DPC PDIP Parimo masih menunggu sikap partai satu tingkat diatas yakni, DPD PDIP Provinsi Sulawesi Tengah. Jika sudah ada keputusan dari DPD lanjut dia, usulan nama pengganti sementara atas pemberihentian Sugeng akan diserahkan ke DPRD.

“Sampai sekarang kami belum menerima info, atau penyampaian secara tertulis,” jelasnya.

Dia menambahkan, karena pemberhentian tersebut bersifat sementara, dan nantinya dalam proses hukum yang dijalani, Sugeng Salilama dinyatakan tidak bersalah, maka hak-hak dan nama baiknya akan dipulihkan melalui sidang paripurna.

“Surat Gubernur itu tembusannya sudah kami terima. Tetapi saya belum lihat, pemberihentian sementara itu dari jabatannya atau secara keseluruhan. Kalau memang secara keseluruhan, itu menyangkut hak-haknya. Tidak diminta-minta terjadi, yang bersangkutan tidak ada beban lagi,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Kehormatan DPRD Parimo mendesak PDIP untuk mengambil sikap, atas surat pemberhentian sementara Sugeng yang dilayangkan Gubernur beberapa waktu lalu. Ketua Badan Kehormatan DPRD Parimo, H. Suardi mengatakan, untuk mengisi kekosongan tersebut PDIP harus segera menyikapi hal itu dengan menunjuk siapa calon pengganti sementara untuk di usulkan ke lembaga DPRD Parimo.

Nantinya kata Suardi, usulan partai itu akan kembali diusulkan DPRD ke Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.

“Harusnya sesegara mungkin, agar tidak terjadi kekosongan dalam hal itu. Tapi kembali tergantung partainya, sampai sekarang ini PDIP belum mengeluarkan nama itu,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *