Lima Ribu Arsip Kepegawaian Dimusnahkan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan pemusnahan arsip IN-Aktif. (Foto : Ist)

Penulis : Novita

BERITA SULTENG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan pemusnahan arsip IN-Aktif. Dalam kegiatan itu, sebanyak lima ribu arsip kepegawaian berhasil dimusnahkan.

Bacaan Lainnya

“Arsip dimusnahkan adalah arsip-arsip kepegawaian, termasuk kenaikan pangkat, kenaikan berkala semuanya sudah selesai masa retensinya,” ujar Kepala Bidang Pengolahan dan Pemanfaatan Arsip, Eny Susilowati yang ditemui usai kegiatan, Jumat (16/07).
Pemusnahan Arsip IN-Aktif sudah diverifikasi sebanyak 31 ribu. Namun terkendala beberapa OPD, belum memiliki Jadwal Retensi Arsip (JRA).

“Hari ini hanya ada dua OPD dimusnahkan Arsip IN-Aktifnya, yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Perpustakaan sendiri,” jelasnya.

Kemudian, akan disusun oelh Dinas Kesehatan, karena sedang menyusun. Pihaknya mendorong OPD lainnya, untuk segera memiliki JR itu, agar bisa dilakukan pemusnahan arsip.

Kendala saat ini dialami Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, yakni belum memiliki Arsiparis. Sekadar diketahui, Arsiparis mempunyai tugas, tanggung jawab dan wewenang melakukan pengelolaan arsip dan pembinaan arsip.

“Kami sangat membutuhkan Arsiparis di Kabupaten Parigi Moutong,” ujarnya.

Pihaknya berharap dengan kondisi Dinas Perpustakaan dan kearsipan saat ini, ada penguatan anggaran dari DPRD. Hal itu khususnya disampaikan langsung kepada komisi IV DPRD selaku mitra Dinas Perpustakaan.

“Kita tidak memusnahkan arsip kalau belum mempunyai Arsiparis. Kiranya bisa dianggarkan untuk menyekolahkan staf kami,” harapnya.

Pemusnahan arsip itu, dihadiri sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Parigi Moutong dan Komisi IV DPRD selaku mitra OPD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *